Karyawan Kebun Sawit Lonsum Milik Salim Group Mogok Kerja, KSPSI Beri Dukungan

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 15 September 2022 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karyawan Kebun Sawit Lonsum Mogok Kerja. (Pixabay.com/Sarangib )

Karyawan Kebun Sawit Lonsum Mogok Kerja. (Pixabay.com/Sarangib )

LINGKAR NEWS –  – Berbagai upaya telah dilakukan oleh PD Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan SPSI Sumatera Utara.

Agar apa yang telah menjadi kebiasaan pemberian bonus kepada karyawan dapat dilakukan sebagaimana mestinya.

Seperti sebelum Kebun Sawit Lonsum diambil alih oleh Grup Salim.

Perundingan sudah dilakukan berkali-kali dan pada prinsipnya manajemen sudah menyanggupi dengan syarat ada persetujuan dari owner (pemilik).

Namun hingga tadi malam persetujuan itu tidak keluar sehingga terpaksa sekitar 7800 pekerja akan mogok 3 hari dimulai hari ini tanggal 15 September 2022.

Kami terpaksa melakukan mogok kerja itu karena semua upaya dialog telah dilakukan”, kata Ketua Umum FSP-PP SKSI Achmad Mundji

Selanjutnya Achmad Mundji menerangkan bahwa pemogokan itu akan terjadi di 14 Unit Kerja tersebar di Kabupaten Langkat, Labuhan Batu Selatan, Sergei, Asahan, Batubara, Simalungun, Tebing Tinggi dan Deli Serdang

Mendapatkan laporan rencana pemogokan itu, Jumhur Hidayat selaku Ketua Umum DPP KSPSI yang menaungi Federasi Serikat Pertanian dan Perkebunan, merasa heran dan prihatin atas kelakuan owner atau pemilik kebun kepada buruhnya

Padahal para buruh itu telah bekerja keras sehingga mengahasilkan keuntungan besar bagi perusahaan.

“Nasib kaum buruh kebun sawit itu sangat tidak menggembirakan dan masih banyak pengusaha yang menjalankan bisnis ini dengan memperlakukan buruhnya seperti jaman kolonial dulu”, tegas Jumhur dengan rasa jengkel.

“Sudahlah Anthony Salim, berikan bonus itu sesuai kesepakatan semula. Setelah diambil alih Grup Salim kok buruh malah jadi susah sih,” damprat Jumhur.***

Berita Terkait

Dinas Lingkungan Hidup Sragen Wujudkan Kabupaten Sehat dan Bersih
Poso M5,3: Menghadapi Realitas Sulawesi sebagai Kawasan Patahan Aktif Dunia
Potret Cuaca Ekstrem Indonesia: 6 Kejadian Dalam Sehari
Syamsi Hari: BNSP Berperan Besar dalam Menjamin Mutu SDM Nasional
Nusa Tenggara Barat Siap Siaga Antisipasi Banjir Lebih Buruk Kabupaten Sumbawa
Warga Terdampak Banjir di Surakarta dan Sukoharjo Terima Bantuan dari BNPB
Warga Desa Pelantaran Minta Kapolres Kotawaringin Timur Bersikap Secara Adil
Polisi Ringkus Mahasiswa yang Kuras Rekening Warga Lewat Aplikasi Undangan Nikah

Berita Terkait

Jumat, 24 Oktober 2025 - 16:29 WIB

Dinas Lingkungan Hidup Sragen Wujudkan Kabupaten Sehat dan Bersih

Rabu, 16 Juli 2025 - 07:26 WIB

Poso M5,3: Menghadapi Realitas Sulawesi sebagai Kawasan Patahan Aktif Dunia

Senin, 14 Juli 2025 - 11:53 WIB

Potret Cuaca Ekstrem Indonesia: 6 Kejadian Dalam Sehari

Sabtu, 14 September 2024 - 18:53 WIB

Syamsi Hari: BNSP Berperan Besar dalam Menjamin Mutu SDM Nasional

Senin, 27 Februari 2023 - 17:04 WIB

Nusa Tenggara Barat Siap Siaga Antisipasi Banjir Lebih Buruk Kabupaten Sumbawa

Berita Terbaru