RS Mayapada Ungkap Kondisi Korban Usai Penganiayaan oleh Anak Pejabat Ditjen Pajak

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 1 Maret 2023 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Sakit (RS) Mayapada. (Dok. Mayapadahospital.co)

Rumah Sakit (RS) Mayapada. (Dok. Mayapadahospital.co)

LINGKARNEWS.COM  – Pihak Rumah Sakit (RS) Mayapada, Jakarta Selatan menilai tidak tepat untuk mengatakan Cristalino David Ozora (17) mengalami Diffuse Axonal Injury (DAI) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satriyo (20).

Dokter Konsultan Perawatan Intensif RS Mayapada, dr Franz JV Pangalila mengatakan, perlu adanya kriteria untuk menyebut David mengalami DAI.

“Kalau DAI itu dari mana itu DAI? Itu ada kriteria dan tidak gampang menyebut langsung DAI, itu terlalu teledor kalau ngomong DAI. Dasarnya apa?,” ujar Franz kepada wartawan, Selasa 28 Februari 2023.

Dalam hal ini kedokteran RS Mayapada tidak ingin lebih jauh berspekulasi terkait penyakit dalam dari David.

Ia hanya menyebut David mengalami trauma kepala usai peristiwa yang dialaminya.

“Tapi yang jelas ini ada ya, bahasa anomia ya, trauma kepala ya, kita semua tahu juga.”

“Tapi apa itu yang menjadi masalah di dalamnya itu kita belum bisa. Karena ini masih bisa berkembang ya,” katanya.

Diinformasikan, kondisi David saat ini sudah lebih baik dibandingkan saat David tiba di RS Mayapada.

Saat ini David juga sudah dalam kondisi yang stabil dan tidak memakai lagi ventilator.

Sementara itu Dokter spesialis bedah saraf RS Mayapada Kuningan, Gibran Aditiara Wibawa menambahkan, David sudah tidak dalam koma.

“(David) mendatangi rumah sakit dalam posisi yang, kondisi koma. Tapi saat ini sudah sangat improve, sudah keluar dari posisi koma, kira-kira seperti itu,” kata Gibran.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Lingkarnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

3 Seruan Utama PBB Terkait Penanganan Aksi Protes Di Indonesia
Stok Bulog Melimpah, PERHEPI Dorong Perpanjangan Bantuan Pangan Nasional
Sinergi Bulog dan Pemda Perkuat Stok Beras SPHP untuk Kendalikan Harga
Langkah Tegas Prabowo: Hapus Tantiem, Potong Komisaris BUMN Rugi
RI Cetak Rekor Cadangan Pangan, Prabowo: Ini Buah Kolaborasi Nasional
KPK Usut Dugaan Korupsi Kuota Haji, Saatnya Tata Ulang Sistem dari Hulu ke Hilir
Prabowo Tegaskan Pentingnya Eropa Sebagai Mitra di Tengah Tantangan Global
Kunjungan Prabowo ke Brasil: Momentum Baru Kerjasama Indonesia–BRICS

Berita Terkait

Rabu, 3 September 2025 - 08:17 WIB

3 Seruan Utama PBB Terkait Penanganan Aksi Protes Di Indonesia

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Stok Bulog Melimpah, PERHEPI Dorong Perpanjangan Bantuan Pangan Nasional

Rabu, 20 Agustus 2025 - 13:53 WIB

Sinergi Bulog dan Pemda Perkuat Stok Beras SPHP untuk Kendalikan Harga

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:44 WIB

Langkah Tegas Prabowo: Hapus Tantiem, Potong Komisaris BUMN Rugi

Kamis, 7 Agustus 2025 - 07:27 WIB

RI Cetak Rekor Cadangan Pangan, Prabowo: Ini Buah Kolaborasi Nasional

Berita Terbaru