Penanganan Kasus Tewasnya Brigadir J, Langkah Tegas Kapolri Membuat Citra Polri Kembali Baik

- Pewarta

Minggu, 7 Agustus 2022 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo. (Dok. Divisi Humas Polri)

Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo. (Dok. Divisi Humas Polri)

LINGKAR NEWS – Komisioner Kompolnas Albertus Wahyurudhanto optimistis langkah tegas Kapolri dalam pengungkapan kasus kematian  Brigadir J membuat citra Polri kembali baik.

Peristiwa terakhir adalah penahanan mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo di Mako Brimob.

“Setidaknya dengan adanya langkah yang sangat signifikan ini sedikit demi sedikit publik dihadapkan pada keterbukaan Polri,” kata Albertus dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Sabtu 6 Agustus 2022.

“Jadi berkali-kali Kompolnas meminta Kapolri untuk transparan dan akuntabel itu jangan jadi lips service,” kata dia menambahkan.

Diakuinya, pengungkapan kasus kematian Brigadir J yang dilakukan Polri mengalami keterlambatan.

Namun, dengan yang dilakukan Polri dengan memeriksa 25 orang anggotanya dalam kasus ini membuat publik percaya.

“Harapannya publik yakin yang dilakukan Polri ini sekarang on the track dan semua itu demi menunjukkan bagaimana Polri ini layak diberi kepercayaan,” ujarnya.

Sebelumnya, kata Albertus, pengungkapan kasus kematian Brigadir J berlarut-larut. Ia menilai hal itu karena masalah psiko hierarkis di Polri.

“Masalah psiko hierarkis sehingga hambatan struktural yang mengganggu karena membuat anak buah tertekan, ada intervensi, anak buah takut,” kata Albertus.

Masalah ini, kata Albertus lagi, telah dieliminasi dengan pemeriksaan 25 orang anggota Polri yang terkait kasus kematian Brigadir J.

Kemudian, Kapolri memutuskan 15 orang yang mempunyai jabatan dicopot, dan terakhir penahanan Ferdy Sambo.

“Ini dicopot karena dimutasi tetapi tidak diberikan jabatan dan diberi posisi yang tidak strategis di Yanma. Jadi sampai ada istilah sekarang itu di-yanmakan,” kata Albertus menegaskan.

Menurutnya, pencopotan sejumlah perwira Polri dari jabatannya menjadi sesuatu yang jarang terjadi.

“Ini harus diapresiasi dan harus kita dorong dan awasi bersama-sama, jangan hanya Kompolnas tetapi juga publik,” kata Albertus mengakhiri. ***

Berita Terkait

Serahkan Uang Sebesar Rp800 Juta kepada Firli Bahuri, Syahrul Yasin Limpo Disebut Beri Arahan ke Bawahan
Uji Kompetensi BNSP: 149 CPMI Welder Dilatih untuk Penempatan di Industri Teknologi Korea Selatan
Program Indonesia Kompeten 2024: Meningkatkan SDM
Afriansyah Noor Terima Gelar Adat “Pangeran Rimbun Alam Cipta Negeri”
Presiden Jokowi Perintahkan Sri Mulyani Bangun Komunikasi dengan Presiden Terpilih Prabowo Subianto
Fokus Persiapkan Diri Jelang Oktober, Presiden Terpilih Prabowo Subianto: Agar Tak Ada Waktu Terbuang
Ini yang Dibahas Presiden Jokowi dan PM Singapura Lee Hsien Loong akan Bertemu dalam Leader’s Retreat
Saksi Sebut Berita Acara Pemeriksaan KPK Bocor ke Kementan dalam Kasus Pemerasan dan Gratifikasi di Kementan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 10:33 WIB

Serahkan Uang Sebesar Rp800 Juta kepada Firli Bahuri, Syahrul Yasin Limpo Disebut Beri Arahan ke Bawahan

Sabtu, 15 Juni 2024 - 02:23 WIB

Uji Kompetensi BNSP: 149 CPMI Welder Dilatih untuk Penempatan di Industri Teknologi Korea Selatan

Sabtu, 18 Mei 2024 - 00:10 WIB

Program Indonesia Kompeten 2024: Meningkatkan SDM

Jumat, 10 Mei 2024 - 23:09 WIB

Afriansyah Noor Terima Gelar Adat “Pangeran Rimbun Alam Cipta Negeri”

Kamis, 9 Mei 2024 - 10:10 WIB

Presiden Jokowi Perintahkan Sri Mulyani Bangun Komunikasi dengan Presiden Terpilih Prabowo Subianto

Selasa, 30 April 2024 - 08:04 WIB

Fokus Persiapkan Diri Jelang Oktober, Presiden Terpilih Prabowo Subianto: Agar Tak Ada Waktu Terbuang

Sabtu, 27 April 2024 - 15:54 WIB

Ini yang Dibahas Presiden Jokowi dan PM Singapura Lee Hsien Loong akan Bertemu dalam Leader’s Retreat

Rabu, 24 April 2024 - 15:21 WIB

Saksi Sebut Berita Acara Pemeriksaan KPK Bocor ke Kementan dalam Kasus Pemerasan dan Gratifikasi di Kementan

Berita Terbaru