Ini Penjelasan BMKG Soal Suhu Sangat Dingin di Nusa Tenggara Barat pada Malam Hari

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 8 Juli 2022 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG menjelaskan soal suhu di NTB sangat dingin di malam hari. (Pexels.com/Kristin Vogt)

BMKG menjelaskan soal suhu di NTB sangat dingin di malam hari. (Pexels.com/Kristin Vogt)

LINGKAR NEWS – Badan Metereologi Klimitologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan soal suhu di Nusa Tenggara Barat (NTB) sangat dingin di malam hari.

Kejadian itu mulai berlangsung sejak Kamis 7 Juli 2022malam. Suhu dingin mulai sejak malam hari hingga masuk pagi hari.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid, Aprilia Mustika Dewi menerangkan penyebab NTB terasa sangat dingin karena saat ini Australia memasuki musim dingin.

Musim dingin di Australia, membawa udara kering ke Indonesia, hingga masuk NTB.

Maka, hal itu menyebabkan seluruh wilayah di NTB sangat dingin, terutama di malam hari.

Faktor lainnya yakni wilayah NTB saat ini juga telah memasuki musim kemarau. Pada musim kemarau, suhu malam hari akan terasa sangat dingin.

Penyebabnya karena, sangat jarang ada pertumbuhan awan di musim kemarau, sehingga udara yang masuk akan langsung ke permukaan bumi tanpa terhalangi awan.

“Saat ini sebagian besar wilayah NTB telah memasuki musim kemarau.”

“Ketika musim kemarau telah tiba suhu akan terasa lebih dingin dari biasanya karena dipengaruhi oleh angin muson Australia yang membawa massa udara kering dan bersifat dingin,” ujarnya, Jumat 8 Juli 2022.

Sementara itu, angin muson dari Australia yang memasuki musim salju, membawa udara kering dan dingin ke Tanah Air.

“Angin tersebut bergerak dari Australia menuju Asia melewati Indonesia khususnya NTB.”

“Saat musim kemarau kelembaban udara relatif rendah, serta tutupan awan yang sedikit akan memengaruhi suhu saat malam hingga menjelang pagi,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Dinas Lingkungan Hidup Sragen Wujudkan Kabupaten Sehat dan Bersih
Poso M5,3: Menghadapi Realitas Sulawesi sebagai Kawasan Patahan Aktif Dunia
Potret Cuaca Ekstrem Indonesia: 6 Kejadian Dalam Sehari
Syamsi Hari: BNSP Berperan Besar dalam Menjamin Mutu SDM Nasional
Nusa Tenggara Barat Siap Siaga Antisipasi Banjir Lebih Buruk Kabupaten Sumbawa
Warga Terdampak Banjir di Surakarta dan Sukoharjo Terima Bantuan dari BNPB
Warga Desa Pelantaran Minta Kapolres Kotawaringin Timur Bersikap Secara Adil
Polisi Ringkus Mahasiswa yang Kuras Rekening Warga Lewat Aplikasi Undangan Nikah

Berita Terkait

Jumat, 24 Oktober 2025 - 16:29 WIB

Dinas Lingkungan Hidup Sragen Wujudkan Kabupaten Sehat dan Bersih

Rabu, 16 Juli 2025 - 07:26 WIB

Poso M5,3: Menghadapi Realitas Sulawesi sebagai Kawasan Patahan Aktif Dunia

Senin, 14 Juli 2025 - 11:53 WIB

Potret Cuaca Ekstrem Indonesia: 6 Kejadian Dalam Sehari

Sabtu, 14 September 2024 - 18:53 WIB

Syamsi Hari: BNSP Berperan Besar dalam Menjamin Mutu SDM Nasional

Senin, 27 Februari 2023 - 17:04 WIB

Nusa Tenggara Barat Siap Siaga Antisipasi Banjir Lebih Buruk Kabupaten Sumbawa

Berita Terbaru