Sebanyak 3.303 KK di Kecamatan Arosbaya dan Blega Terdampak Banjir Bangkalan

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 3 Januari 2023 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkalan-Madura terdampak banjir. (Dok. Bangkalankab.go.id)

Bangkalan-Madura terdampak banjir. (Dok. Bangkalankab.go.id)

LINGKARNEWS.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Mohni menyatakan, banjir akibat hujan deras yang melanda wilayah itu pada pergantian Malam Tahun Baru 2023 telah menyebabkan sebanyak 3.303 kepala keluarga terdampak banjir di dua kecamatan, yakni Kecamatan Arosbaya dan Kecamatan Blega.

“Data 3.303 kepala keluarga terdampak banjir ini, sesuai dengan laporan yang disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan,” katanya di Bangkalan, Senin.

Ia menjelaskan, dari jumlah total keluarga terdampak ini, sebanyak 824 kepala keluarga berada di Kecamatan Arosbaya, sedangkan sebanyak 2.479 kepala keluarga sisanya di Kecamatan Blega, Bangkalan.

Bupati menjelaskan, di Kecamatan Arosbaya, banjir melanda Desa Buduran di dua dusun, yakni Dusun Buduran dan Dusun Ta, anyar.

“Di Dusun Buduran ini ada 81 KK yang rumahnya tergenang banjir, sedangkan di Dusun Ta, Anyar ada 31 KK,” katanya.

Sementara di Desa Arosbaya ada enam dusun yang terdampak banjir, yakni Dusun Bunalas sebanyak 200 KK, lalu Dusun Ranggujang sebanyak 131 KK, lalu Dusun Segaran sebanyak 31 KK dan Dusun Mor Lorong sebanyak 25 KK, Dusun Ngantemoran sebanyak 31 KK, lalu Dusun Lebak Utara sebanyak 117 KK

Berikutnya di Desa Plakaran sebanyak 91 KK, lalu Desa Balung sebanyak 76 KK dan Desa Glagga sebanyak 10 KK.

Sedangkan di Kecamatan Arosbaya, banjir menggenangi empat desa, yakni Desa Kajjan, Nyormanis, Karang Panasan, dan Desa Blega dengan jumlah total sebanyak 2.479 KK yang terdampak bencana banjir itu.

“Selain kawasan permukiman, banjir juga menggenangi lahan pertanian total terdampak seluas 58 hektare yang tersebar di Desa Blega, Nyormanis, dan Kajjan. Lahan tambak seluas 200 hektare di Desa Blega, Karang Gayam, dan Panjalinan,” katanya.

Selain itu, banjir juga menggenangi area perkantoran di Kecamatan Blega di antaranya kantor kecamatan, kantor korwil bidang pendidikan, puskesmas, serta sejumlah lembaga pendidikan.

“Kami telah menginstruksikan BPBD Pemkab Bangkalan untuk terus melakukan pemantauan dan menggencarkan sosialisasi tentang pentingnya meningkatkan kewaspadaan bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana, mengingat berdasarkan prakiraan BMKG bencana masih berpotensi terjadi hingga beberapa hari ke depan,” demikian Mohni.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Lingkarnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Dinas Lingkungan Hidup Sragen Wujudkan Kabupaten Sehat dan Bersih
Poso M5,3: Menghadapi Realitas Sulawesi sebagai Kawasan Patahan Aktif Dunia
Potret Cuaca Ekstrem Indonesia: 6 Kejadian Dalam Sehari
Syamsi Hari: BNSP Berperan Besar dalam Menjamin Mutu SDM Nasional
Nusa Tenggara Barat Siap Siaga Antisipasi Banjir Lebih Buruk Kabupaten Sumbawa
Warga Terdampak Banjir di Surakarta dan Sukoharjo Terima Bantuan dari BNPB
Warga Desa Pelantaran Minta Kapolres Kotawaringin Timur Bersikap Secara Adil
Polisi Ringkus Mahasiswa yang Kuras Rekening Warga Lewat Aplikasi Undangan Nikah

Berita Terkait

Jumat, 24 Oktober 2025 - 16:29 WIB

Dinas Lingkungan Hidup Sragen Wujudkan Kabupaten Sehat dan Bersih

Rabu, 16 Juli 2025 - 07:26 WIB

Poso M5,3: Menghadapi Realitas Sulawesi sebagai Kawasan Patahan Aktif Dunia

Senin, 14 Juli 2025 - 11:53 WIB

Potret Cuaca Ekstrem Indonesia: 6 Kejadian Dalam Sehari

Sabtu, 14 September 2024 - 18:53 WIB

Syamsi Hari: BNSP Berperan Besar dalam Menjamin Mutu SDM Nasional

Senin, 27 Februari 2023 - 17:04 WIB

Nusa Tenggara Barat Siap Siaga Antisipasi Banjir Lebih Buruk Kabupaten Sumbawa

Berita Terbaru