Kolaborasi Kemenkominfo dan KADIN: Menyongsong Peningkatan Sertifikasi Profesi

- Pewarta

Jumat, 26 Januari 2024 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : BNSP, KOMINFO, dan KADIN Bersatu Tingkatkan Kualitas Sertifikasi Profesi (25/1/24). (Doc.BNSP)

Foto : BNSP, KOMINFO, dan KADIN Bersatu Tingkatkan Kualitas Sertifikasi Profesi (25/1/24). (Doc.BNSP)

LINGKARNEWS.COM – Pada Kamis, 25 Januari 2024, berlangsung rapat tingkat lanjut yang berkaitan dengan peningkatan kualitas Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO).

Kegiatan ini diselenggarakan pukul 09.00 di Ruang Rapat Peningkatan Kualitas di lantai 7 Gedung R. Mashuri, Badan Pengembangan dan Pengelola Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO).

Dalam rapat ini, dihadiri oleh Wakil Kepala BNSP, Ulfah Mashfufah, dan Komisioner NS. Aji Martono yang mewakili BNSP.

Pihak KOMINFO turut diwakili oleh Nusirwan Head of Center For Digital Business Skill Development, sebagai perwakilan yang ikut berkomitmen dalam meningkatkan kualitas sertifikasi profesi di Indonesia.

Hari Wijaya dari KADIN (Kamar Dagang dan Industri) juga turut serta, menegaskan komitmen sektor industri untuk mendukung dan berkolaborasi dengan BNSP serta KOMINFO dalam mencapai tujuan bersama.

Dalam pertemuan ini, Ulfah Mashfufah, Waka BNSP, membahas strategi meningkatkan kualitas LSP di bawah sektor Kominfo, yang memegang peran penting dalam menjamin kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia di berbagai sektor.

“Kerjasama lintas sektor sangat penting untuk memperkuat sertifikasi profesi, mendukung pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global,” kata Mashfufah.

Komisioner BNSP, NS. Aji Martono, menambahkan bahwa sinergi antara kementerian/ lembaga dan LSP di bawah sektornya bersama BNSP perlu ditingkatkan dalam pengawasan dan pembinaan.

Ini bertujuan agar tercipta harmonisasi dan jaminan mutu atas aktivitas LSP.

Pihak KOMINFO, melalui Dr. Nusirwan, mengapresiasi langkah-langkah BNSP dan KADIN dalam mengangkat sertifikasi profesi ke level yang lebih tinggi.

Diskusi mendalam pun dilakukan untuk mencapai kesepahaman dalam menyelaraskan program sertifikasi dengan kebutuhan industri di era digital.

Hari Wijaya dari KADIN menekankan pentingnya peran pihak industri dalam merancang sertifikasi profesi yang relevan dan responsif terhadap dinamika pasar kerja saat ini.

“Komitmen KADIN sebagai representasi pelaku industri diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan sertifikasi profesi berkualitas sesuai dengan tuntutan zaman,” ujar Hari Wijaya.

Rapat ini mencerminkan sinergi antara pemerintah, lembaga sertifikasi, dan sektor industri untuk mencapai standar sertifikasi profesi yang tinggi dan relevan dengan perkembangan zaman.

Peningkatan kualitas sertifikasi diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia secara menyeluruh dan meningkatkan reputasi tenaga kerja Indonesia di dunia internasional.


Artikel ini juga sudah dìterbitkan di portal berita APAKABARNEWS.COM

Berita Terkait

Uji Kompetensi BNSP: 149 CPMI Welder Dilatih untuk Penempatan di Industri Teknologi Korea Selatan
Program Indonesia Kompeten 2024: Meningkatkan SDM
Afriansyah Noor Terima Gelar Adat “Pangeran Rimbun Alam Cipta Negeri”
Presiden Jokowi Perintahkan Sri Mulyani Bangun Komunikasi dengan Presiden Terpilih Prabowo Subianto
Fokus Persiapkan Diri Jelang Oktober, Presiden Terpilih Prabowo Subianto: Agar Tak Ada Waktu Terbuang
Ini yang Dibahas Presiden Jokowi dan PM Singapura Lee Hsien Loong akan Bertemu dalam Leader’s Retreat
Saksi Sebut Berita Acara Pemeriksaan KPK Bocor ke Kementan dalam Kasus Pemerasan dan Gratifikasi di Kementan
Evakuasi Warga Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara Terus Dilakukan Tìm Gabungan, Erupsi Gunungapi Ruang
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 02:23 WIB

Uji Kompetensi BNSP: 149 CPMI Welder Dilatih untuk Penempatan di Industri Teknologi Korea Selatan

Sabtu, 18 Mei 2024 - 00:10 WIB

Program Indonesia Kompeten 2024: Meningkatkan SDM

Jumat, 10 Mei 2024 - 23:09 WIB

Afriansyah Noor Terima Gelar Adat “Pangeran Rimbun Alam Cipta Negeri”

Kamis, 9 Mei 2024 - 10:10 WIB

Presiden Jokowi Perintahkan Sri Mulyani Bangun Komunikasi dengan Presiden Terpilih Prabowo Subianto

Selasa, 30 April 2024 - 08:04 WIB

Fokus Persiapkan Diri Jelang Oktober, Presiden Terpilih Prabowo Subianto: Agar Tak Ada Waktu Terbuang

Sabtu, 27 April 2024 - 15:54 WIB

Ini yang Dibahas Presiden Jokowi dan PM Singapura Lee Hsien Loong akan Bertemu dalam Leader’s Retreat

Rabu, 24 April 2024 - 15:21 WIB

Saksi Sebut Berita Acara Pemeriksaan KPK Bocor ke Kementan dalam Kasus Pemerasan dan Gratifikasi di Kementan

Senin, 22 April 2024 - 13:41 WIB

Evakuasi Warga Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara Terus Dilakukan Tìm Gabungan, Erupsi Gunungapi Ruang

Berita Terbaru