Puji Presiden Jokowi, Menjadi Sinyal Kuat Prabowo Subianto Minta Dukungan Jokowi

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 8 Agustus 2022 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko widodo Bersama Menhan Prabowo Subianto. (Dok. fraksigerindra.id)

Presiden Joko widodo Bersama Menhan Prabowo Subianto. (Dok. fraksigerindra.id)

LINGKAR NEWS – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto kembali memuji Presiden Joko Widodo. Prabowo memuji Presiden Jokowi bekerja sangat keras memimpin bangsa Indonesia.

“Saya jadi saksi, saya lihat beliau salah satu pimpinan Indonesia yang paling keras kerjanya. Saya ndak tahu energinya di mana, kurus begitu.”

“Tapi mungkin karena kurus beliau energik, tidak pernah berhenti,” kata Prabowo saat Silaturahmi Nasional PPAD di Sentul, Bogor, Jumat 5 Agustus 2022.

Menurut pengamat politik Indonesia Political Power, Ikhwan Arif, kalau dilihat pujian yang dilontarkan Menhan Prabowo Subianto merupakan sinyal kuat butuh dukungan Jokowi untuk 2024.

“Saya yakin tidak hanya Prabowo, jajaran menteri yang maju di Pilpres 2024 dipastikan memohon restu Presiden Jokowi.”

Prabowo kemudian memuji cara Jokowi memilih menteri dengan cara yang sangat baik dan merekrut putra-putri terbaik Indonesia.

Bahkan dia mengaku akan melakukan hal yang sama jika kemaren menang di Pilpres 2019.

Kemudian yang kedua, Prabowo adalah menteri istimewa yang dipilih Jokowi, beliau dulu kan rivalnya Jokowi, kemudian kalah, direkrut Jokowi jadi Menhan.

“Wajar pujian itu dilontarkan Prabowo,” kata Ikhwan Arif.

“Yang ketiga menurut saya bakal calon presiden yang nantinya diusung dari irisan koalisi pemerintahan Jokowi atau yang saat ini menjabat sebagai menteri.”

“Mereka menganggap Jokowi adalah king maker, jadi tak heran ada koalisi yang sudah terbentuk kemudian menunggu sikap dan dukungan politik dari Presiden Jokowi.”

Menurut Ikhwan Arif, posisi Presiden Jokowi sebagai pemegang pucuk kekuasaan eksekutif, dijadikan sumber pengaruh untuk membangun kekuatan dalam menentukan bakalcalon presiden dan wakil presiden nantinya.***

Berita Terkait

Kontroversi Vonis Tom Lembong Perkuat Desakan Reformasi Peradilan Indonesia
RUU KUHAP Dibahas DPR, KPK Tak Pernah Dilibatkan Sejak Penyusunan DIM
Jokowi Tanggapi Usulan Pemakzulan Gibran Rakabuming, Tegaskan Pemilu Presiden-Wapres Satu Paket
Jokowi Tanggapi Usulan Pemakzulan Gibran Rakabuming, Tegaskan Pemilu Presiden-Wapres Satu Paket
Kepala PCO Hasan Nasbi Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Mungkin Terjadi, Tapi Masih Jadi Hak Prerogatif
Gibran – Megawati Bertemu di Hari Pancasila, Partai Golkar: Ini Sinyal Baik untuk Persatuan Nasional
Polemik Ketua Umum PPP Memanas, Romahurmuzy dan Yahidin Saling Serang Menjelang Muktamar Partai
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi Tanggapi Terkait Soal Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025 - 14:19 WIB

Kontroversi Vonis Tom Lembong Perkuat Desakan Reformasi Peradilan Indonesia

Jumat, 18 Juli 2025 - 08:18 WIB

RUU KUHAP Dibahas DPR, KPK Tak Pernah Dilibatkan Sejak Penyusunan DIM

Senin, 9 Juni 2025 - 09:24 WIB

Jokowi Tanggapi Usulan Pemakzulan Gibran Rakabuming, Tegaskan Pemilu Presiden-Wapres Satu Paket

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:15 WIB

Jokowi Tanggapi Usulan Pemakzulan Gibran Rakabuming, Tegaskan Pemilu Presiden-Wapres Satu Paket

Kamis, 5 Juni 2025 - 11:51 WIB

Kepala PCO Hasan Nasbi Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Mungkin Terjadi, Tapi Masih Jadi Hak Prerogatif

Berita Terbaru