Terlilit Utang, Satu Keluarga di Sukabumi Tewas Terpanggang Api

LINGKAR NEWS.COM, JABAR, – Akibat terlilit hutang Jamaludin (37) warga Kampung Sukasirna, Desa/Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat, tega memanggang istri dan anak tirinya di dalam rumah.

Jamal adalah pria yang kesehariannya bekerja sebagai tukang servis televisi itu sengaja membakar diri beserta istri dan anaknya pada Rabu dinihari (20/2/2019), sekira pukul 01.30 WIB. Tindakan itu dilakukan lantaran Jamal terlilit hutang dalam jumlah yang banyak.

Bahkan akibat kejadian tersebut ia pun tewas dalam rumah yang terbakar bersama anak dan istrinya. Jenazah ketiganya pun sudah dievakuasi petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pemadam kebakaran.

Ketua RT setempat sekaligus Ayah Angkat korban, Jajun (50) mengaku sebelumnya Iis (28) sering mengeluh bahwa Jamaludin (37) mempunyai banyak masalah. Hingga puncaknya Jamaludin mengancam akan bunuh diri.

“Ini sudah direncanakan beberapa hari sebelum kejadian, katanya almarhum Jamal punya banyak utang sehingga nekat mengakhiri hidupnya,” katanya.

Bahkan, kejadian ini tidak disangka bahwa Jamal menyertakan anak tiri dan istrinya tersebut dalam aksi bunuh dirinya.

Namun, ia tidak mengetahui permasalahan lainnya dan nominal utang Jamal sehingga nekat mengakhir hidupnya dengan cara memanggang dirinya sendiri bersama istri dan anak tirinya tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Cikembar Polres Sukabumi, Iptu Deni Miharja mengatakan, peristiwa ini diduga lantaran sang suami yang terlilit hutang hingga memutuskan untuk merencanakan bunuh diri dengan anak dan istrinya.

“Jadi suami sengaja menyiramkan bensin di dalam rumah, sedangkan anak dan istrinya disekap dalam kamar,” ujar Iptu Deni Miharja.

Sementara itu, akibat masih terpukul atas perilaku Jamal yang tega membakar istri dan anak tirinya hidup-hidup. Pihak keluarga enggan menerima jasad Jamaludin untuk dikuburkan di kampung istrinya tersebut karena alasan kematiannya yang diduga bunuh diri.

Jasad satu keluarga yang tewas itu, akhirnya dimakamkan secara terpisah di daerah berbeda.

Korban Jamaludin (37) rencananya akan dimakamkan di kampung halamannnya di Kecamatan Bojongsari, Depok.

Sementara jasad istri dan anaknya, Iis (35) dan Purnama Rahayu (9 tahun) akan dikebumikan di Kampung Kuta RT 14/08 Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.