Supporter Dilarang Nyalakan Flare dalam Laga AFF U-19, Indonesia Bisa Terancam Sanksi FIFA

- Pewarta

Senin, 4 Juli 2022 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertandingan Timnas Indonesia menghadapi Vietnam di Grup A Piala AFF U-19 2022. (Instagram.com/@pssi)

Pertandingan Timnas Indonesia menghadapi Vietnam di Grup A Piala AFF U-19 2022. (Instagram.com/@pssi)

LINGKAR NEWS – Pelatih Timnas Indonesia U-19 Shin Tae-Yong mengungkapkan munculnya suar (flare) dalam pertandingan menghadapi Vietnam di Grup A Piala AFF U-19 2022 sudah mengganggu fokus para pemainnya.

“Hal itu mengurangi fokus para pemain kami.”

“Jadi kami mohon agar kejadian itu tidak terulang lagi,” tutur Shin Tae-Yong kepada awak media, belum lama ini.

Di samping mengganggu jalannya pertandingan, Shin Tae-Yong juga mengimbau supporter (pendukung Timnas) mengubah budaya negatif itu.

Alasannya, PSSI bakal terancam mendapat sanksi dari FIFA lantaran menyalakan suar di tengah jalannya pertandingan.

“Saya berterima kasih kepada suporter yang sudah mendukung kami,” ucapnya.

“Tetapi saya mohon agar fans Timnas mengubah budaya negatif sedikit demi sedikit.”

“Apalagi Indonesia akan terancam sanksi besar dari FIFA karena kejadian ini,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama, striker Timnas Indonesia U-19, Marselino Ferdinan menyebut ia dan rekan-rekannya menyerahkan urusan petasan dan suar kepada pihak pengamananan.

Menurut Marselino, skuad Garuda Muda hanya fokus menjalani pertandingan.

“Kami fokus ke pertandingan. Karena ada pihak-pihak yang bisa mengendalikan suporter yang menyalakan flare itu,” jelasnya.

Untuk diketahui, Indonesia U-19 sendiri meraih hasil imbang tanpa gol melawan Vietnam U-19.

Hasil itu menyebabkan, pasukan Merah Putih berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup A Piala AFF U-19 di bawah pimpinan Myanmar dan Thailand di posisi kedua.***

Berita Terkait

Wakili Jokowi di Haornas ke-40, Prabowo Subianto Tekankan Harus Jadi Bangsa Pemenang, Pantang Menyerah
LOC Optimis Indonesia Arena Terisi Penuh saat FIBA World Cup 2023 Berlangsung
Sempat Diperdebatkan, Zainudin Amali Lolos dalam Pencalonan Calon Waketum PSSI
Banyak Dukungan, Erick Thohir Pertimbamgkan untuk Maju dalam Bursa Calon Ketua Umum PSSI
Soal Kongres Luar Biasa PSSI, Dali Tahir Minta Semua Pihak Ikuti Aturan Statuta FIFA dan PSSI
Insiden Sepak Bola, Puan Maharani Minta Investigasi Total Tragedi Kanjuruhan Malang
Sebelum Tragedi Kanjuruhan Malang, Polisi Sempat Minta Perubahan Jadwal Pertandingan
Setelah Verifikasi, Korban Meninggal Dunia Tragedi di Stadion Kanjuruhan Sebanyak 125 Orang
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 10 September 2023 - 21:59 WIB

Wakili Jokowi di Haornas ke-40, Prabowo Subianto Tekankan Harus Jadi Bangsa Pemenang, Pantang Menyerah

Senin, 26 Juni 2023 - 21:04 WIB

LOC Optimis Indonesia Arena Terisi Penuh saat FIBA World Cup 2023 Berlangsung

Rabu, 1 Februari 2023 - 10:41 WIB

Sempat Diperdebatkan, Zainudin Amali Lolos dalam Pencalonan Calon Waketum PSSI

Senin, 5 Desember 2022 - 15:23 WIB

Banyak Dukungan, Erick Thohir Pertimbamgkan untuk Maju dalam Bursa Calon Ketua Umum PSSI

Senin, 24 Oktober 2022 - 09:39 WIB

Soal Kongres Luar Biasa PSSI, Dali Tahir Minta Semua Pihak Ikuti Aturan Statuta FIFA dan PSSI

Selasa, 4 Oktober 2022 - 21:20 WIB

Insiden Sepak Bola, Puan Maharani Minta Investigasi Total Tragedi Kanjuruhan Malang

Senin, 3 Oktober 2022 - 10:26 WIB

Sebelum Tragedi Kanjuruhan Malang, Polisi Sempat Minta Perubahan Jadwal Pertandingan

Senin, 3 Oktober 2022 - 09:56 WIB

Setelah Verifikasi, Korban Meninggal Dunia Tragedi di Stadion Kanjuruhan Sebanyak 125 Orang

Berita Terbaru