Sebelum Tragedi Kanjuruhan Malang, Polisi Sempat Minta Perubahan Jadwal Pertandingan

- Pewarta

Senin, 3 Oktober 2022 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tragedi Stadion Kanjuruhan. (Instagram.com/@indo.hooligan)

Tragedi Stadion Kanjuruhan. (Instagram.com/@indo.hooligan)

LINGKAR NEWS – Pihak kepolisian sempat mengajukan permintaan untuk mengubah jadwal pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu 1 Oktober 2022.

Dalam surat B 2156/IX/PAM 3.3/2022 tertanggal 18 September 2022, Kapolres Malang AKBP Firli Hidayat meminta panitia pelaksana Arema FC mengubah jadwal pertandingan dengan alasan keamanan.

Dalam surat tersebut, Kepolisian meminta agar jadwal pertandingan Arema vs Persebaya pada 1 Oktober 2022 dimajukan pukul 15.30 WIB, yang sebelumnya dijadwalkan oleh pihak PT Liga Indonesia Baru pukul 20.00 WIB.

Surat itu pun turut ditembuskan ke Kapolda Jatim, Irwasda Polda Jatim, Karoops Polda Jatim, Dirintelkam Polda Jatim, dan Ketua Umum PSSI.

Namun, PT LIB dalam surat 497/LIB-KOM/IX/2022 yang ditandatangani Dirut PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, meminta agar pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya tetap digelar sesuai jadwal, yakni pada Sabtu, 1 Oktober 2022 pukul 20.00 WIB.

Terkait hal ini, Menko Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud Md mengatakan kepolisian sebelumnya sudah mengusulkan agar pertandingan Arema FC melawan Persebaya dilaksanakan sore. Jumlah penonton pun diminta disesuaikan.

“Sebenarnya, sebelum pertandingan pihak aparat sudah mengantisipasi melalui koordinasi dan usul-usul teknis di lapangan.”

“Misal, pertandingan agar dilaksanakan sore, jumlah penonton agar disesuaikan,” tulis Mahfud di laman Instagram-nya, Minggu 2 Oktober 2022.

“Tapi usul-usul itu tidak dilakukan oleh Panitia Pelaksana yang tampak sangat bersemangat.”

“Pertandingan tetap dilangsungkan malam, dan tiket yang dicetak jumlahnya 42.000,” sambungnya.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Lingkarnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Wakili Jokowi di Haornas ke-40, Prabowo Subianto Tekankan Harus Jadi Bangsa Pemenang, Pantang Menyerah
LOC Optimis Indonesia Arena Terisi Penuh saat FIBA World Cup 2023 Berlangsung
Sempat Diperdebatkan, Zainudin Amali Lolos dalam Pencalonan Calon Waketum PSSI
Banyak Dukungan, Erick Thohir Pertimbamgkan untuk Maju dalam Bursa Calon Ketua Umum PSSI
Soal Kongres Luar Biasa PSSI, Dali Tahir Minta Semua Pihak Ikuti Aturan Statuta FIFA dan PSSI
Insiden Sepak Bola, Puan Maharani Minta Investigasi Total Tragedi Kanjuruhan Malang
Setelah Verifikasi, Korban Meninggal Dunia Tragedi di Stadion Kanjuruhan Sebanyak 125 Orang
Naturalisasi Jordi Amat dan Sandy Walsh, Puan Maharani Minta Tim Garuda Harus Makin Berprestasi
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 10 September 2023 - 21:59 WIB

Wakili Jokowi di Haornas ke-40, Prabowo Subianto Tekankan Harus Jadi Bangsa Pemenang, Pantang Menyerah

Senin, 26 Juni 2023 - 21:04 WIB

LOC Optimis Indonesia Arena Terisi Penuh saat FIBA World Cup 2023 Berlangsung

Rabu, 1 Februari 2023 - 10:41 WIB

Sempat Diperdebatkan, Zainudin Amali Lolos dalam Pencalonan Calon Waketum PSSI

Senin, 5 Desember 2022 - 15:23 WIB

Banyak Dukungan, Erick Thohir Pertimbamgkan untuk Maju dalam Bursa Calon Ketua Umum PSSI

Senin, 24 Oktober 2022 - 09:39 WIB

Soal Kongres Luar Biasa PSSI, Dali Tahir Minta Semua Pihak Ikuti Aturan Statuta FIFA dan PSSI

Selasa, 4 Oktober 2022 - 21:20 WIB

Insiden Sepak Bola, Puan Maharani Minta Investigasi Total Tragedi Kanjuruhan Malang

Senin, 3 Oktober 2022 - 10:26 WIB

Sebelum Tragedi Kanjuruhan Malang, Polisi Sempat Minta Perubahan Jadwal Pertandingan

Senin, 3 Oktober 2022 - 09:56 WIB

Setelah Verifikasi, Korban Meninggal Dunia Tragedi di Stadion Kanjuruhan Sebanyak 125 Orang

Berita Terbaru