by

Rumah Warga Terendam Air Akibat Proyek Pedestarian

Rumah warga terendam banjir akibat air drainase meluap.

LINGKARTURATEA.COM, PALOPO,–Hujan deras yang terjadi di Kota Palopo sore kemarin ternyata menyimpan cerita tersendiri bagi warga di Jalan Mannenungan, Kelurahan Ammasangan, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Kamis (30/8/2018).

Pasalnya belum cukup satu jam hujan turun tiba-tiba air dari drainase di Jalan Mannenungan meluap. Yang lebih parahnya lagi air yang meluap tersebut bukan hanya mengenangi jalan raya, namun air juga masuk ke rumah warga sampai ketinggian sekitar lutut orang dewasa.

Selain itu proyek pembangunan Puskesmas tipe C juga terkena dampaknya, dimana sekitar 50 sak semen basah karena terendam banjir. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 sampai 18.00.

“Ini baru pertama terjadi, kami mohon kepada pemerintah agar memberikan perhatian agar jangan sampai berlarut-larut” Tegas Nunu, warga di Jalan Mannenungan.

Warga menduga banjir ini terjadi diakibatkan oleh adanya proyek Pedestarian yang dibangun di atas drainase.

Tampak di lokasi Banjir Camat Bara, bersama Lurah Ammasangan, BPBD dan Basarnas Kota Palopo serta Petugas Kebersihan dan Lingkungan Hidup

“Saya mewakili warga di sini meminta untuk proyek Pedestarian ini dibongkar, kalau tidak kami akan mengadukan persoalan ini ke DPRD” Tegas Zaenal, alias Enal yang merupakan warga sekitar.

Sementara itu di lokasi banjir, Camat Wara Arham sudah berada di lokasi banjir sejak jam 17.30.

“Air arus Drainase ini terhalang papan penyangga proyek Pedestarian” Ungkap Camat muda ini. Beliau juga menambahkan kalau banjir juga disebabkan oleh banyaknya tumpukan sampah di drainase.

Tampak di lokasi Banjir Camat Bara, bersama dengan Lurah Ammasangan, BPBD dan Basarnas Kota Palopo serta Petugas Kebersihan dan Lingkungan Hidup juga hadir untuk membantu warga yang rumahnya terendam banjir.

Penulis : Rizal

Editor : Bang Ali

Comment

News Feed