Rumah Dibongkar Karena Pemiliknya Ikut Deklarasi Pasangan Calon Bupati

LINGKARTURATEA.COM,JENEPONTO – Sebuah rumah milik warga di lingkungan Bontang Kelurahan Empoang Selatan Kecamatan Binamu Jeneponto, Sulawesi Selatan, Selasa Siang 23 Januari 2018 disuruh bongkar oleh pemilik lahan. Karena pemilik lahan marah setelah mengetahui pemilik rumah atas nama kaimuddin (35 thn) yang hanya numpang membangun rumah diatas lahannya diketahui ikut deklarasi salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Jeneponto 10 Januari 2018 lalu.

Kaimuddin (35 thn) yang sehari-hari bekerja sebagai petani rumput laut mengaku membongkar rumahnya sendiri karena di suruh bongkar oleh pemilik lahan atas nama Nur Alsyati Daeng Binamu karena diketahui ikut deklarasi salah satu Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati.

“saya bongkar rumahku sendiri karena disuruh bongkar sama pemilik lahan,pemilik lahan marah karena beda pilihan dan saya diketahui ikut delarasi salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Jeneponto” Jelas Kaimuddin

Menurut informasi dari salah seorang tetangga Kaimuddin yang tidak mau disebutkan namanya menjelaskan, Kaimuddin memang ikut Deklarasi pada pagi hari dan pulang pada siang hari, Mengetahui hal itu Nur Alsyati Daeng Binamu pemilik lahan marah dan langsung mendatangi rumah Kaimuddin dan mengatakan segera bongkar rumahmu” Jelasnya.

Karena tak punya rumah lagi, lantaran rumahnya sudah dibongkar, Kaimuddin hanya numpang untuk sementara di rumah pamannya sembari mencari tempat tinggal yang baru. pihak pemerintah setempat mengaku baru mengetahui adanya pembongkaran rumah tersebut setelah mendapatkan informasi dari pihak kodim 1425 Jeneponto

Karena tak punya rumah lagi, lantaran rumahnya telah ia bongkar sendiri, Kaimuddin hanya numpang untuk sementara di rumah pamannya sembari mencari tempat tinggal yang baru. Mendengar adanya kabar pembongkaran rumah tersebut dari Kodim 1425 Jeneponto, pemerintah kelurahan Empoang Selatan bersama B langsung mendatangi lokasi tersebut dan segera mencarikan solusi dengan menawarkan tempat tinggal yang baru di beberapa tempat lain.

“setelah kami mendengar informasi dari kodim 1425 Jeneponto tentang adanya pembongkaran rumah, kami bersama babinsa langsung ke lokasi dan ternyata benar adanya, dan kami segera mencari solusi untuk memberikan tempat baru tetapi pemilik rumah mengatakan untuk semntara ini biarkan saja kami tinggal di rumah paman sembari mengumpulkan uang untuk membangun rumah baru” Jelas Bimantara Wahyudi sekertaris lurah Empoang Selatan

( SN )