Rekat Indonesia Raya Minta Pemerintah Bubarkan Buzzerp, Begini Alasannya

- Pewarta

Sabtu, 30 April 2022 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Rekat Indonesia Raya Eka Gumilar. (Dok. Lingkarim.com)

Ketua Rekat Indonesia Raya Eka Gumilar. (Dok. Lingkarim.com)

LINGKAR INDONESIA – Ketua Rekat Indonesia Raya Eka Gumilar menyerukan Pemerintah segera menertibkan para Buzzerp.

Eka Gumilar menilai Buzzerp sudah sangat provokatif dan mecah belah sesama anak bangsa.

“Keberadaan para Buzzerp saat ini seolah dipelihara karena sulit tersentuh hukum.”

“Tentu ini bisa merusak kepercayaan Rakyat pada penegakan hukum dan berpotensi menimbulkan terus kegaduhan dan perpecahan,” ungkap Eka Gumilar.

Jika ada kepentingan politik apapun dengan membiarkan Buzzerp maka tidak baik, sudah saatnya pemerintah menunjukan komitmen menjaga NKRI diatas segala kepentingan apapun.

“Tertibkan dengan memproses hukum semua yg melakukan upaya propokasi dan melecehkan keyakinan agama,” imbuhnya.

Eka Gumilar menegaskan, Indonesia saatii darurat Buzzerp, rakyat mememdam amarah seperti api dalam sekam, yang sewaktu-waktu bisa terbakar dan meniimbulkan kegaduhan.

Dia melihat banyak upaya provokatif yang seolah tidak tersentuh hukum, bahkan banyak yang mangkrak dan tidak ada kejelasan.

“Sementara kita berkoar tentang keadilan dan penegakan hukum? Kasian aparat kerja keras untuk menegakkan hukum tapi dipermainkan oleh mereka.”

“Siapapun yg melindungi para Buzzerp, harus dihadapi demi membuktikan kecintaaan kita pada NKRI”, tegas Eka Gumilar***

Berita Terkait

Menangkan Pilkada 2024, Sejumlah Pers Daerah dari Pulau Sumatera hingga Pulau Papua Siap Kolaborasi
Tidak Bawa Orang Toxic Masuk Pemerintahan, Ini Permintaan Luhut Pandjaitan kepada Prabowo Subianto
Setelah NasDem Gabung dengan Koalisi Prabowo, Surya Paloh Angkat Suara Soal Tawaran Kursi Menteri
Presiden Terpilih Periode 2024 – 2029 Prabowo Subianto Tanggapi Putusan Gugatan Sengketa Pilpres di MK
Tanggapi Putusan MK, Prabowo Subianto: Terima Kasih kepada Masyarakat dan Fokus Hadapi Masa Depan
Prabowo Hadiri Bukber Partai Golkar Bareng Gibran, Tegaskan Hormati Proses dan Tunggu Putusan MK
Menteri Abdullah Azwar Anas Tanggapi Absennya 2 Menteri PDI Perjuangan Saat Buka Puasa di Istana Negara
Berikut 3 Nama Calon Kuat Wali Kota Solo Menurut Versi Solo Polling Center, Termasuk Kaesang Pangarep
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 17 Mei 2024 - 18:56 WIB

Menangkan Pilkada 2024, Sejumlah Pers Daerah dari Pulau Sumatera hingga Pulau Papua Siap Kolaborasi

Sabtu, 4 Mei 2024 - 15:36 WIB

Tidak Bawa Orang Toxic Masuk Pemerintahan, Ini Permintaan Luhut Pandjaitan kepada Prabowo Subianto

Sabtu, 27 April 2024 - 15:12 WIB

Setelah NasDem Gabung dengan Koalisi Prabowo, Surya Paloh Angkat Suara Soal Tawaran Kursi Menteri

Selasa, 23 April 2024 - 16:02 WIB

Presiden Terpilih Periode 2024 – 2029 Prabowo Subianto Tanggapi Putusan Gugatan Sengketa Pilpres di MK

Selasa, 23 April 2024 - 09:22 WIB

Tanggapi Putusan MK, Prabowo Subianto: Terima Kasih kepada Masyarakat dan Fokus Hadapi Masa Depan

Sabtu, 30 Maret 2024 - 15:07 WIB

Prabowo Hadiri Bukber Partai Golkar Bareng Gibran, Tegaskan Hormati Proses dan Tunggu Putusan MK

Sabtu, 30 Maret 2024 - 06:55 WIB

Menteri Abdullah Azwar Anas Tanggapi Absennya 2 Menteri PDI Perjuangan Saat Buka Puasa di Istana Negara

Rabu, 27 Maret 2024 - 14:34 WIB

Berikut 3 Nama Calon Kuat Wali Kota Solo Menurut Versi Solo Polling Center, Termasuk Kaesang Pangarep

Berita Terbaru