Positif Narkoba, Oknum Kades di Jeneponto diJebloskan ke Penjara

[caption id="attachment_2337" align="aligncenter" width="620"] Koordinator Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul didampingi Kasat Narkoba AKP Hambali saat memberikan keterangan di depan awak media[/caption] LINGKARTURATEA.COM, JENEPONTO,-Kepala Desa (Kades) Bontonompo Kecamatan Kelara, Jeneponto, Hamzah resmi ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus narkoba. Dia ditetapkan sebagai tersangka bersama empat orang lainnya, yakni Adi Dongko, Angga, Ishak, dan Ilham. Tiga orang ditahan di Polres Jeneponto. Dua lainnya dikirim ke BNN Makassar untuk menjalani rehabilitasi. Koordinator Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul didampingi Kasat Narkoba AKP Hambali mengatakan, kelima tersangka kasus narkoba itu masing masing diancam hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun berdasarkan UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Syahrul menambahkan, awalnya barang haram itu dipesan Hamzah dari Adi Dongko. Selanjutnya Adi Dongko juga memesan barang itu dari Angga. Sedangkan Ishak dan Ilham sudah mengkonsumsi narkoba tersebut sebelum ke rumah Adi Dongko, tempat ditemukannya 4 sachet narkoba. Namun keterangan Angga mengatakan barang tersebut didapat dari temannya di Makassar" jelasnya "Jadi barang itu dari Adi Dongko ke Hamzah(Kades). Adi yang telepon Angga. Satu sachet dipesan oleh Hamzah untuk dipakai. Tiga sachet lagi ada sama Angga yang ditemukan di bawah karpet di rumah Adi Dongko dan pelaku mengakui barang narkoba itu," jelasnya. Penulis: Aswin Editor: Bang Ali

Koordinator Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul didampingi Kasat Narkoba AKP Hambali saat memberikan keterangan di depan awak media

LINGKARTURATEA.COM, JENEPONTO,-Kepala Desa (Kades) Bontonompo Kecamatan Kelara, Jeneponto, Hamzah resmi ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus narkoba.

Dia ditetapkan sebagai tersangka bersama empat orang lainnya, yakni Adi Dongko, Angga, Ishak, dan Ilham.

Tiga orang ditahan di Polres Jeneponto. Dua lainnya dikirim ke BNN Makassar untuk menjalani rehabilitasi.

Koordinator Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul didampingi Kasat Narkoba AKP Hambali mengatakan, kelima tersangka kasus narkoba itu masing masing diancam hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun berdasarkan UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Syahrul menambahkan, awalnya barang haram itu dipesan Hamzah dari Adi Dongko. Selanjutnya Adi Dongko juga memesan barang itu dari Angga. Sedangkan Ishak dan Ilham sudah mengkonsumsi narkoba tersebut sebelum ke rumah Adi Dongko, tempat ditemukannya 4 sachet narkoba. Namun keterangan Angga mengatakan barang tersebut didapat dari temannya di Makassar” jelasnya

“Jadi barang itu dari Adi Dongko ke Hamzah(Kades). Adi yang telepon Angga. Satu sachet dipesan oleh Hamzah untuk dipakai. Tiga sachet lagi ada sama Angga yang ditemukan di bawah karpet di rumah Adi Dongko dan pelaku mengakui barang narkoba itu,” jelasnya.

Penulis: Aswin
Editor: Bang Ali