Polsek Batang Gelar Razia Petasan di Pasar Tarowang

[caption id="attachment_2311" align="aligncenter" width="1280"] WakaPolsek Batang Ipda Baharuddin sedang merazia ribuan butir petasan di pasar Tarowang Kec.Tarowang, Jeneponto[/caption] LINGKARTURATEA.COM, JENEPONTO,-Kepolisian Sektor (Polsek) Batang Polres Jeneponto menyita ribuan butir petasan dan kembang api berbagai merk dan ukuran, Rabu (22/5/18). Ribuan petasan dan kembang api itu disita saat personil Polsek Batang yang dipimpin Wakapolsek Ipda Baharuddin, melakukan razia di Pasar Tarowang, Jeneponto, guna menciptakan suasana aman dan nyaman selama bulan Ramadhan. Polsek Batang menyampaikan bahwa ribuan petasan tersebut diperoleh dari tiga pedagang di pasar tradisional Tarowang siang ini. "Keterangan dari tiga pedagang yang berhasil kita amankan mengatakan bahwa petasan ini berasal dari Makassar dan memang untuk dipasarkan saat Ramadhan," kata Ipda Baharuddin. Ia menyebut jumlah petasan yang berhasil diamankan sebanyak 3.085 buah, berbagai jenis dan ukuran. Dijual oleh tiga warga pendatang. "Ketiganya warga Bantaeng. Saat ini ketiga penjual petasan menjalani pemeriksaan di Polsek Batang,"ujarnya Menurut Baharuddin, ketiga penjual dapat disangka melanggar Undang-undang darurat No 12 tahun 1951, tentang petasan dan mercon. Penulis: Aswin Editor: Bang Ali

WakaPolsek Batang Ipda Baharuddin sedang merazia ribuan butir petasan di pasar Tarowang Kec.Tarowang, Jeneponto

LINGKARTURATEA.COM, JENEPONTO,-Kepolisian Sektor (Polsek) Batang Polres Jeneponto menyita ribuan butir petasan dan kembang api berbagai merk dan ukuran, Rabu (22/5/18).

Ribuan petasan dan kembang api itu disita saat personil Polsek Batang yang dipimpin Wakapolsek Ipda Baharuddin, melakukan razia di Pasar Tarowang, Jeneponto, guna menciptakan suasana aman dan nyaman selama bulan Ramadhan.

Polsek Batang menyampaikan bahwa ribuan petasan tersebut diperoleh dari tiga pedagang di pasar tradisional Tarowang siang ini.

“Keterangan dari tiga pedagang yang berhasil kita amankan mengatakan bahwa petasan ini berasal dari Makassar dan memang untuk dipasarkan saat Ramadhan,” kata Ipda Baharuddin.

Ia menyebut jumlah petasan yang berhasil diamankan sebanyak 3.085 buah, berbagai jenis dan ukuran. Dijual oleh tiga warga pendatang.

“Ketiganya warga Bantaeng. Saat ini ketiga penjual petasan menjalani pemeriksaan di Polsek Batang,”ujarnya

Menurut Baharuddin, ketiga penjual dapat disangka melanggar Undang-undang darurat No 12 tahun 1951, tentang petasan dan mercon.

Penulis: Aswin
Editor: Bang Ali