Polres Jeneponto Gelar Tatap Muka/Focus Group Discussion(FGD) dengan Elemen Masyarakat

[caption id="attachment_2254" align="aligncenter" width="1024"] Acara tatap muka/Fokus Group Discussion Polres Jeneponto[/caption] LINGKARTURATEA.COM, JENEPONTO,-Dalam rangka mengantisipasi radikalisme, terorisme, intoleransi,anti Pancasila dan pemberitaan bohong/Hoax, Kepolisian Resor Jeneponto Polda Sulsel menggelar kegiatan FGD (Focus Group Discussion)/ Tatap muka dengan para tokoh dan elemen masyarakat, bertempat di Hotel Bintang Karaeng, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Selasa(15/5/18). Kapolres Jeneponto, AKBP Hery Susanto, S.IK, menuturkan,” Kami jajaran Polres Jeneponto menggelar acara FGD ini adalah dalam ajang silaturahim dan  komunikasi  guna untuk menghasilkan suatu rumusan tentang upaya upaya persuasif penanggulangan radikalisme , terorisme, intoleransi dan anti Pancasila serta pemberitaan pemberitaan bohong (HOAX) dan adanya suatu kesepahaman bersama yang akan direkomendasikan kepada stake holder atau pemangku kepentingan. Oleh sebab itu selaku pimpinan Polres Jeneponto, saya berkewajiban untuk mengkomunikasikan permasalahan Kamtibmas, yang harus kita wujudkan dan upayakan secara bersama sama dalam rangka mewujudkan situasi keamanan dalam negeri yang aman dan kondusif.  Pada saat ini di Kabupaten Jeneponto cukup aman dan kondusif, namun hal lain yang harus kita jaga bersama adalah terkait kerukunan umat beragama, persatuan dan kesatuan bangsa , mengingat berbagai isu isu intoleransi dan radikalisme berkonten sara melalui akun media sosial (Medsos, red) yang tidak dikelola dengan baik , sehingga terjadi penyebaran ujaran kebencian (Hate Speech) dan berita berita bohong ( HOAX) di Medsos, yang akhirnya menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. dan itu akan berpengaruh pada stabilitas keamanan dan pembangunan nasional, karena berita HOAX tidak bisa di bendung , kecuali dimulai dari diri kita sendiri yang menyikapinya tentang berita HOAX tersebut. Berita berita yang beredar dan diterima oleh kita, itu  harus di kroscek kebenarannya terlebih dahulu.”Tuturnya. [caption id="attachment_2255" align="aligncenter" width="4608"] Acara tatap muka/ Fokus Group Discussion Polres Jeneponto yang diikuti Tokoh agama, tokoh masyarakat, LSM, Ormas, dan Insan pers.[/caption] Selanjutnya AKP Hery Susanto,S.IK menambahkan,” Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) yaitu Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto tahun 2018, mari kita wujudkan bersama  situasi aman dan kondusif. Walaupun berbeda pilihan , kita harus tetap rukun dan damai . Perbedaan pilihan jangan dijadikan suatu komplik, apalagi warga masyarakat Kabupaten Jeneponto terkenal dengan religius, santun dan berbudaya. Sehingga diharapkan dapat membuktikan hal tersebut dengan tetap mengutamakan persatuan dengan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif  dalam pelaksanaan Pilkada damai 2018,” pungkasnya. Ketua Pelaksana dalam acara FGD tersebut adalah AKP Syahrul,SH ( Kasat Binmas Polres Jeneponto), selanjutnya yang memberikan paparan /Pemateri diantaranya adalah:  AKBP. Muhammad Darwis, SH, MH(staf Direktorat Binmas Polda Sulsel), Letkol Arh Sugiri(Dandim 1425 Jeneponto). Adapun tamu undangan yang hadir adalah Ketua MUI Jeneponto, Ketua Muhammadiyah, Ketua NU Jeneponto, BKPRMI, LSM, Ormas, Insan pers dan para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama / Alim Ulama, Tokoh Pemuda serta tamu undangan. Penulis: Aswin Editor: Bang Ali

Acara tatap muka/Fokus Group Discussion Polres Jeneponto

LINGKARTURATEA.COM, JENEPONTO,-Dalam rangka mengantisipasi radikalisme, terorisme, intoleransi,anti Pancasila dan pemberitaan bohong/Hoax, Kepolisian Resor Jeneponto Polda Sulsel menggelar kegiatan FGD (Focus Group Discussion)/ Tatap muka dengan para tokoh dan elemen masyarakat, bertempat di Hotel Bintang Karaeng, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Selasa(15/5/18).

Kapolres Jeneponto, AKBP Hery Susanto, S.IK, menuturkan,” Kami jajaran Polres Jeneponto menggelar acara FGD ini adalah dalam ajang silaturahim dan  komunikasi  guna untuk menghasilkan suatu rumusan tentang upaya upaya persuasif penanggulangan radikalisme , terorisme, intoleransi dan anti Pancasila serta pemberitaan pemberitaan bohong (HOAX) dan adanya suatu kesepahaman bersama yang akan direkomendasikan kepada stake holder atau pemangku kepentingan.

Oleh sebab itu selaku pimpinan Polres Jeneponto, saya berkewajiban untuk mengkomunikasikan permasalahan Kamtibmas, yang harus kita wujudkan dan upayakan secara bersama sama dalam rangka mewujudkan situasi keamanan dalam negeri yang aman dan kondusif.  Pada saat ini di Kabupaten Jeneponto cukup aman dan kondusif, namun hal lain yang harus kita jaga bersama adalah terkait kerukunan umat beragama, persatuan dan kesatuan bangsa , mengingat berbagai isu isu intoleransi dan radikalisme berkonten sara melalui akun media sosial (Medsos, red) yang tidak dikelola dengan baik , sehingga terjadi penyebaran ujaran kebencian (Hate Speech) dan berita berita bohong ( HOAX) di Medsos, yang akhirnya menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. dan itu akan berpengaruh pada stabilitas keamanan dan pembangunan nasional, karena berita HOAX tidak bisa di bendung , kecuali dimulai dari diri kita sendiri yang menyikapinya tentang berita HOAX tersebut. Berita berita yang beredar dan diterima oleh kita, itu  harus di kroscek kebenarannya terlebih dahulu.”Tuturnya.

Acara tatap muka/ Fokus Group Discussion Polres Jeneponto yang diikuti Tokoh agama, tokoh masyarakat, LSM, Ormas, dan Insan pers.

Selanjutnya AKP Hery Susanto,S.IK menambahkan,” Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) yaitu Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto tahun 2018, mari kita wujudkan bersama  situasi aman dan kondusif. Walaupun berbeda pilihan , kita harus tetap rukun dan damai . Perbedaan pilihan jangan dijadikan suatu komplik, apalagi warga masyarakat Kabupaten Jeneponto terkenal dengan religius, santun dan berbudaya. Sehingga diharapkan dapat membuktikan hal tersebut dengan tetap mengutamakan persatuan dengan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif  dalam pelaksanaan Pilkada damai 2018,” pungkasnya.

Ketua Pelaksana dalam acara FGD tersebut adalah AKP Syahrul,SH ( Kasat Binmas Polres Jeneponto), selanjutnya yang memberikan paparan /Pemateri diantaranya adalah:  AKBP. Muhammad Darwis, SH, MH(staf Direktorat Binmas Polda Sulsel), Letkol Arh Sugiri(Dandim 1425 Jeneponto).

Adapun tamu undangan yang hadir adalah Ketua MUI Jeneponto, Ketua Muhammadiyah, Ketua NU Jeneponto, BKPRMI, LSM, Ormas, Insan pers dan para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama / Alim Ulama, Tokoh Pemuda serta tamu undangan.

Penulis: Aswin
Editor: Bang Ali