DaerahJenepontoPolitik

Plt.Sekda Jeneponto: Saya Akan Tindak Tegas ASN Yang Terlibat Berpolitik di Pilkada

LINGKARTURATEA.COM, JENEPONTO – Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Jeneponto dr. Syafruddin Nurdin, M.Kes mengaku tidak akan segan-segan untuk menindak tegas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat politik praktis di pilkada Jeneponto 2018 ini, yang diikuti empat paslon bupati dan wakil bupati Jeneponto diantaranya, Mulyadi Mustamu-Muh Kasmin Makkamula, Muhammad Syarif-Andi Thahal Fasni, Iksan Iskandar-Paris Yasir dan Baharuddin Baso Jaya-Isnaad Ibrahim.

Hal itu ditegaskan Syafruddin Nurdin saat ditemui di ruang kerjanya, kantor Bupati Jeneponto, jalan Lanto dg Pasewang, Bontosunggu, Binamu, Rabu 18 April 2018.

Menurutnya, rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) merupakan rujukan untuk menindak tegas ASN yang berpolitik praktis. Pihaknya juga seringkali memberikan himbauan atau peringatan kepada ASN melalui upacara bendera pada setiap hari senin.

Plt Sekda Jeneponto Syafruddin Nurdin mengaku, telah menerima rekomendasi Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait salah seorang sekertaris lurah yang telah disanksi dan ditunda kenaikan gaji berkalanya selama satu tahun, dan rekomendasi tersebut juga sudah diusulkan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk diberlakukan.

ASN atau Sekretaris lurah yang mengalami sanksi penundaan kenaikan gaji selama satu tahun tersebut adalah Muh. Syahid, Sekretaris Lurah Manjangloe, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto.

“kita sudah terima rekomendasi KASN soal sekretaris lurah Manjangloe yang disanksi penundaan kenaikan gaji berkalanya selama satu tahun,”ucap Syafruddin Nurdin.

Muh.Syahid disanksi oleh KASN karena kedapatan mengunggah foto di media sosial dengan memegang gambar salah satu paslon bupati Jeneponto.

Penulis: Ali
Editor: Aswin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close