Payah..Kepsek Dicopot, Mau Diangkat Lagi Jadi Kepsek, Samaji Ludah Dijilat Kembali

 

LINGKARTURATEA.COM, JENEPONTO – Sebelumnya Ketua komite sekolah SDN No. 88 Bontosunggu Paitana, Salehuddin Rola mengapresiasi tindakan tegas yang diambil oleh kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan Nur Alam Kr Beso dengan mecopot kepala sekolah Hj Darmawati, S.Ag, dan memindah tugaskan ke SDN 47 Gandrang Batu sebagai guru bantu karena terlibat cekcok dengan Salingai, S.pd yang juga mantan kepsek di Sekolah tersebut.

Karena perbuatan kedua guru tersebut dianggap tidak mencerminkan sikap sebagai pendidik, apalagi tindakan yang dilakukan itu adalah tindakan tak terpuji yang dipertontonkan dihadapan ratusan siswa, guru maupun masyarakat sekitar sekolah.

Untuk mengatasi masalah tersebut agar cepat terselesaikan, kadis pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto Nur Alam kr Beso mengambil tindakan tegas dengan mengutus Koordinator Pengawas Sekolah Dasar dan Menengah H. Lahasan Rewa ke SDN No. 88 Bontosunggu Paitana bersama para pengawas sekolah dasar se-kecamatan Turatea untuk bertemu langsung semua guru, ketua komite sekolah dan kepala dusun setempat.

Dalam Pertemuan itu, disepakati H. Rajamauddin yang juga sebagai pengawas di sekolah tersebut diangkat sebagai Plt kepala SDN No.88 Bontosunggu Paitana untuk menggantikan Hj. Darmawati, S.Ag, yang sebelumnya telah dicopot dari tugasnya sebagai kepala sekolah.

H. Rajamuddin Diangkat sebagai Plt kepala sekolah untuk sementara waktu sambil menunggu SK Kepala sekolah Definitif. Tindakan tegas itupun diapresiasi oleh semua guru, ketua komite sekolah, kepala dusun maupun orang tua siswa itu sendiri.

“Saya Sangat mengapresiasi tindakan tegas yang diambil oleh kadis pendidikan Jeneponto Nur Alam kr Beso, dengan mengutus H.Rajamuddin Sebagi Plt kepala sekolah di SDN No. 88 Bontosunggu Paitana dan memindahkan Darmawati dan Salingai di sekolah ini, dan itu tindakan yang pailng tepat, sekali lagi saya katakan, saya apresiasi pak kadis pendidikan Jeneponto”. Jelas Salehuddin Rola.

Namun justru Salehuddin Rola kembali Kecewa setelah mendengar jika Hj. Darmawati akan dikembalikan dan diangkat lagi sebagai kepala sekolah di SDN No.88 Bontosunggu Paitana, setelah semua Guru disuruh bertanda tangan agar menyetujui Hj. Darmawati Diangkat kembali menjadi kepala sekolah di SDN No.88 Bontosunggu Paitana, dan jika itu tidak disetujui maka Salingai, S.Pd yang sedang diproses di Kantor Polsek Binamu kala itu, tidak akan dibebaskan atau dikeluarkan dari kantor Polisi karena Hj Darmawati selaku korban tidak akan mencabut laporannya, sehingga semua guru terpaksa bertanda tangan karena merasa kasihan kepada Salingai. Dan jika ada guru yang tidak mau bertanda tangan maka guru tersebut akan dipindahkan atau dikeluarkan dari sekolah.

“Sebelumnya saya sangat mengapresiasi tindakan tegas kadis pendidikan Jeneponto, dengan mengutus H. Rajamuddin sebagai Plt Kepala Sekolah di SDN Bontosunggu Paitana, namun setelah saya dengar jika semua guru disuruh tanda tangan surat pernyataan agar Darmawati dikembalikan lagi jadi kepsek, dan saya rasa itu adalah sebuah penekanan bagi guru-guru, karena jika guru tidak mau tanda tangani pernyataan tersebut, Maka Darmawati selaku korban tidak mau mencabut laporannya di polisi, sehingga terpaksa semua guru tanda tangan karena merasa kasihan dengan Salingai yang saat itu sedang diproses di polsek Binamu. Saya selaku ketua komite sekaligus sebagai keluarganya Dan saya ini sepupu satu kalinya Darmawati menolak jika Darmawati dikembalikan lagi Ke SDN No.88 Bontosunggu Paitana, saya tidak memandang keluarga, biar orang lain yang penting mau memajukan mutu pendidikan di SDN No. 88 Bontosunggu Paitana.

Berikut SK dan Isi Surat Pernyataan yang dikeluarkan Kepala UPTD Kecamatan Turatea yang ditujukan kepada Para Guru di SDN No.88 Bontosunggu Paitana yang diketahui Oleh kadis pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto :