Panitia Pilkades Diduga Curang, Empat Cakades Borongtala Minta Pilkades Ulang

LINGKARTURATEA.COM,JENEPONTO,- Empat Calon Kepala Desa (Cakades) desa Borongtala kecamatan Tamalatea bersama ratusan massa pendukungnya lakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati dan DPRD Jeneponto, senin (6/11/2017).

Kedatangan keempat calon kepala desa bersama ratusan massa pendukungnya untuk menyampaikan aspirasinya atas adanya dugaan terjadi kecurangan yang diduga dilakukan panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) desa Borongtala, Kecamatan Tamalatea.

Pesta demokrasi pilkades yang diikuti lima kontestan itu yakni 1.Ruhardi, 2. Nasaruddin, 3. Syafaruddin, 4.Hamaluddin, S. Hi, 5.Evendi Amba, SE, dimenangkan oleh No. Urut 1. Ruhardi, menimbulkan isu indikasi kecurangan.

Menurut cakades nomor urut 2 Nasaruddin mengatakan jika indikasi terjadi kecurangan dengan adanya Daftar Pemilih Tetap (DPT) ganda dan DPT yang membengkak. Bukan hanya itu, masih ada wajib pilih yang tidak memberikan hak suaranya.

“Kedatangan kami disini untuk menyampaikan aspirasi, aksi kami damai mencari keadilan. Kami sebagai calon kepala desa Borongtala siap kalah dan siap menang asalkan dengan cara terhormat, bukan dengan cara curang seperti ini,”tegas cakades Nasaruddin yang juga koorlap aksi unjuk rasa yang didampingi aktivis Dayat dan Alim Bahri. 

Dua aktivis yang ikut mendampingi unjuk rasa ini, dalam orasinya meminta hasil pilkades desa Borongtala yang terindikasi banyak temuan kecurangan akibat kesalahan panitia pilkades harus dianulir karena diduga cacat hukum. Unjuk rasa yang kami lakukan hendaknya mendapat respon positif dari pemerintah kabupaten dalam hal ini Bupati Jeneponto. Kadis BPPMD sebagai perpanjangan tangan Bupati mestinya membuka dan menyampaikan sejelas-jelasnya atas masalah ini. “tegasnya”.

Sementara itu, Kadis BPPMD Sofyan Saga mengatakan kepada massa bahwa apa yang disampaikan itu terkait dugaan kecurangan yang dilakukan panitia pilkades akan kami tindaklanjuti, “kami akan panggil panitia, termasuk pak camat yang berada di lokasi pemilihan pada saat itu dan dia mengatakan sering mati lampu. Penyelenggara adalah panitia pemilihan kepala desa yang dibentuk oleh BPD desa Borongtala,” kata Kadis BPMD Sofyan Saga.

Massa kemudian kembali melakukan aksinya ke kantor DPRD Jeneponto dengan pengawalan ketat aparat Polres dan Kodim 1425 Jeneponto. Dalam orasinya, keempat cakades desa Borongtala bersama massa pendukungnya juga meminta dukungan 40 DPRD Jeneponto terutama Komisi 1, agar diadakan pemilihan ulang.

( 45WIN )