Nasional

Korupsi 208 Miliar Seret Mantan Wali kota Batam

LINGKARTURATEA.COM, KEPRI –
Kasus dugaan korupsi Asuransi kesehatan (askes) dan jaminan hari tua (JHT) yang menyeret mantan walikota Batam Ahmad Dahlan dan sejumlah pejabat dengan kerugian Negara 208 miliar, angka ini sangat fantastik.

Bukan hanya mantan Walikota Batam tapi lebih awal oknum pejabat Kejaksaan sudah ditetapkan tersangka oleh Asisten Pidana khusus (Aspidsus) Kejati kepulauan Riau.

Mantan Walikota Batam, Ahmad Dahlan yang namanya ikut terseret dalam pusaran kasus mega korupsi ini, kembali menjalani pemeriksaan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri, sekitar pukul 10.00 WIB.

Aspidus Kejati Kepri H.Fery Tas mengatakan, mantan wali kota Batang Ahmad Dahlan menjalani pemeriksaa selama 6 jam, mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

” Ia diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi dana Asuransi Kesehatan (Askes) dan Jaminan Hari Tua (JHT) PNS dan Tenaga Harian Lepas (THL) Kota Batam di Perusahaan Asuransi Bumi Asih Jaya.” Kata H.Fery Tas melalui whatssa pribadinya.

Lebih jauh dijelaskan, pemeriksaan terhadap mantan Walikota Batam, Ahmad Dahlan untuk diambil keterangannya sebagai saksi melengkapi berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) perkara dua tersangka dalam dugaan korupsi Askes di BAJ yang sudah ditetapkan tersebut.

“Pemeriksaan terhadap mantan Walikota Batam ini terkait kapasitas jabatannya saat itu, termasuk tentang proses kerjasama antara Pemko Batam dengan Perusahaan Asuransi BAJ menyangkut Askes tersebut,” tandas mantan kejari Takalar H.Ferry Tass

Disampaikan, mantan Walikota Batam, masih dalam proses penyidikan,namun sebelumnya telah diperiksa bersama sejumlah pejabat Pemko Batam lainnya yang masih aktif.

“Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam perkara ini masih terus kita lakukan hingga tuntas secara profesional dan proporsional,” tegas Ferry Tass.

(M.Ardin)

Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker