Ketua Panwaslu: Jangan Melapor di Medsos Tapi Lapor ke Kantor Panwaslu

LINGKARTURATEA.COM JENEPONTO — Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu)  Kabupaten Jeneponto menggelar rapat koordinasi tata cara pengajuan laporan dan tindak lanjut pelanggaran, di Cafe Premiere, Jalan Kelara Jeneponto, Sulsel, Kamis (22/3/2018).

Rapat koordinasi dilaksanakan berkaitan dengan pesta demokrasi pilkada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Bupati dan Wakil Bupati tahun 2018.

Ketua Panwaslu Jeneponto, Saiful, SH menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan terkait pengawasan Panwaslu di pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Bupati dan Wakil Bupati tahun 2018.

“Kalau ada pelanggaran di media sosial jangan cari Panwaslu di media sosial, tapi kita melapor ke kantor Panwaslu. Pasalnya, ASN hadir di lapangan tidak diketahui oleh rekan-rekan kami di bawah. Dari 30 ASN yang ditemukan oleh Panwaslu dan ditindaklajuti, kami tidak main-main,” tegas Saiful.

Selain itu, Ketua Panwaslu Jeneponto, Saiful berharap, hal-hal ini semoga tidak terjadi, tapi kalau ada terjadi maka kami akan tindak lanjuti.

Sementara, Kapolres Jeneponto, AKBP Hery SusantoS.IK mengatakan, momen ini sangat penting dan sayang untuk dilewatkan. Mencari solusi terkait apa yang ditemukan di lapangan.

“Penting saya sampaikan, semua melaksanakan perannya dengan baik sehingga pilkada berjalan dengan damai. LO juga dapat mengendalikan massanya. Kalau ada pelanggaran fotoki, baru lapor ke Panwaslu. Sampai berkali-kali buat pelanggaran di diskualifikasi. Tim sukses sampaikan, kalau rusuh tidak bisa kita lindungi satu persatu, tolong dikendalikan. Kalau ada pelanggaran pilkada lapor ke Panwas, jangan main hakim sendiri,” harap Kapolres AKBP Hery Susanto.

Ditempat yang sama, Ketua KPU Jeneponto, Muh. Alwi mengatakan, kampanye itu dilakukan sebagai wujud defenisi politik.

“Kampanye itu cara pasangan calon menawarkan visi dan misinya. Visi misi itu tidak boleh keluar dari program jangka panjang pembangunan daerah. Kampanye dapat dimanfaatkan pasangan calon sehingga masyarakat dapat tertarik. Dalam kampanye pasangan calon punya waktu yang cukup panjang untuk melakukan sosialisasi,” kata Muh. Alwi.

Penulis: Awal Adrian
Editor: Aswin