Ketua Fraksi Gerindra “Walk Out” Pembahasan APBD Perubahan 2017, Ini Alasannya,

LINGKARTURATEA.COM, JENEPONTO,-Pembahasan anggaran APBD perubahan Jeneponto tahun 2017 berlangsung alot. Ketua fraksi Gerindra, Andi Baso Sugiarto, SE, memilih meninggalkan ruang sidang pembahasan karena merasa tidak puas dengan kinerja yang diperlihatkan eksekutif. Draf anggaran perubahan APBD yang diberikan eksekutif ke DPRD sudah ditanda tangani tim verifikasi anggaran eksekutif, itu artinya urgensi pembahasan anggaran oleh anggota legislatif tidak mempunyai nilai lagi. Kalau hanya formalitas buat apa mereka (eksekutif) capek-capek bawa ke DPRD. “tegas Andi Baso Sugiarto”.

Kepekaan eksekutif yakni TPAD (Tim Pengendali Anggaran Daerah) dalam hal menyusun, memverifikasi dan memvalidasi anggaran perubahan itu penting, jika ada verifikasi anggaran OPD (Organisasi Perangkat Daerah) seharusnya dikembalikan ke SKPD masing-masing. Sebab terkadang ada kegiatan dibeberapa SKPD yang perlu mengalami perubahan apakah ditambah atau dikurangi sesuai volume pekerjaan yang berdasarkan kebutuhan bukan kepentingan.

“ Pembahasan APBD perubahan Jeneponto tahun 2017 terkesan hanya formalitas. Memverifikasi dan memvalidasi anggaran perlu kehati-hatian sebelum ditetapkan dalam sidang paripurna. Wajib hukumnya untuk melakukan perubahan anggaran dan kalau itu tidak dilakukan maka hak budgeting legislator DPRD dikebiri. Ada beberapa anggaran yang tidak seharusnya di pindahkan, kini di pindahkan diperencanaan semua OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Parahnya lagi, sudah ditandatangani tim verifikasi Kabupaten”.” kunci Andi Baso Sugiarto.

( 45WIN )