Kesal Jalan Berlubang, Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan

LINGKARTURATEA.COM, JENEPONTO, – Masyarakat Dusun Barugayya, Bontoburungeng Desa Camba-Camba, Kecamatan Batang Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan terpaksa menanam pohon pisang di jalan yang berlubang, Kamis, (23/11/17). Ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi di jalan yang berlubang tersebut

.Menurut Bahar (45 thn), warga Barugayya Dusun Bontoburunheng Desa Camba-Camba Kecamatan Batang Kabupaten Jeneponto kepada lingkarturatea.com mengataka jika pemasangan pohon pisang di tengah jalan merupakan inisiatif warga sendiri. Karena melihat seringnya pengguna jalan mengalami kecelakaan.

“Yah boleh dikata ini sindiran halus buat Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam hal ini Bupati. Karena jalan ini rusak sejak tiga tahun yang lalu tapi dibiarkan begitu saja tanpa ada upaya memperbaikinya. Apakah sekarang tidak ada anggaran pemeliharaan,” tanyanya.

Lanjut Bahar, Dalam kurun waktu satu minggu, sudah beberapa pengguna jalan yang mengalami kecelakaan. Makanya, agar tidak bertambah banyak korban-korban lainnya. Warga terpaksa menanam pohon pisang tersebut. Lebih kurang lima pohon pisang di tanam di jalan yang berlubang, agar warga menghindarinya,” kata Bahar.

“Pohon pisang yang di tanam di tengah jalan akan selamanya tertanam sampai ada perbaikan. Tolonglah Bupati dan anggota DPR Jeneponto peka dengan kondisi seperti itu. Jangan hanya duduk, diam tanpa ada aksi membantu rakyat. Jangan hanya umbar opini dan janji tapi nyatanya tidak ada apa-apanya,” ucapnya.

Sementara itu, Koordinator bidang pengawasan pembangunan, Komite Independen Transparansi Anggaran Indonesia, Syamsuddin, SH, kepada lingkarturatea.com, mengatakan jika ada beberapa ruas jalan penghubung antar desa yang rusak parah 3 tahun yang lalu, namun sampai sekarang tidak kunjung diperbaiki. Anehnya lagi, sejak tahun 2015 hingga 2017 ini banyak ruas jalan yang kondisinya masih bagus tapi kembali diaspal. Bupati dan DPR seharusnya turun ke lapangan sehingga pemerataan perbaikan jalan itu dirasakan masyarakat.

Plt Kadis PUPR, M. Arifin Nur dan Kepala Bidang Bina Marga PUPR Jeneponto, Budi Taufik yang berusaha dikonfirmasi lingkarturatea.com ternyata tidak dapat ditemui dikantornya.

(45W1N)