Kasi Pidsus: Berkas Perkara OTT Akan dilimpahkan Ke Pengadilan Tipikor

Kasi Pidsus Kejari Jeneponto, Saut Matulatua Tambunan bersama Intel Kejari, Ahmad Jafar saat dikonfirmasi awak media

LINGKARTURATEA.COM, JENEPONTO – Pasca Kejaksaan Negeri Jeneponto melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), terhadap Kasi Sertifikasi PTK-SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto, Syamsuriati. Kejaksaan kini melimpahkan berkas perkara dugaan kasus OTT dari Jaksa Penyidik kepada Jaksa Peneliti.

Kasi Tindak Pidana Khusus(Pidsus) Saut Maulatua Tambunan mengatakan pemeriksaan yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Jeneponto dalam tahap II, untuk pelimpahan berkas Perkara dugaan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) ke pengadilan Tipikor dalam waktu satu sampai dua minggu ini.

“Ini dalam proses pelimpahan berkas perkara ke pengadilan Tipikor yang akan dilakukan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Sudah dilakukan pemeriksaan tahap dua. Pelimpahan berkas perkaranya sudah dilimpahkan dari jaksa Penyidik ke Jaksa Peneliti,” jelas Saut Maulatua, Kamis (22/3/2018).

Kuasa Hukum Syamsuriati, Andi Raja Nasution mengatakan bahwa selaku penasihat hukum. Untuk penjatuhan pidana terhadap pembuat (strafvorrassetzungen) diperlukan lebih dahulu pembuktian adanya perbuatan pidana (strafbare Handlung).

“Lalu sesudah itu diikuti dengan dibuktikannya adanya ‘zchuld’ atau kesalahan subyektif pembuat ‘schuld’ baru, itu sesudah ada ‘unrecht’ atau sifat melawan hukumnya perbuatan,”ucap Raja.

Mengenai perbuatan melawan hukum yang di lakukan oleh kliennya itu perlu pembuktian lebih lanjut, sebab sesuai kronologis barang bukti berupa uang tunai 15 juta yang di temukan di dalam laci, tidak serta merta di katakan bahwa uang tersebut asalnya dari kejahatan pungli.

Menurutnya lagi, saya perlu pembuktian terlebih dahulu, sebagaimana asas hukum pembuktian terbalik. Mengenai hal itu telah sejalan dengan hukum acara pidana. Terkait pembelaan yang akan dilakukan dan lebih lanjut di persidangan, selaku penasihat hukum terdakwa tetap akan membela hak-hak kliennya.

“Selaku penasehat hukum tetap kami akan bela hak-hak klien saya, termasuk mengajukan permohonan penangguhan penahanan dan atau pengalihan jenis penahanan lainnya yakni penahanan kota atau rumah. Klien saya sangat beralasan untuk dikabulkan permohonan penangguhan penahanannya”, tambah Andi Raja.

Penulis: Awal Adrian
Editor: Zulpadli

Tinggalkan Balasan