“Jangan Pilih Kasih”, 3 Tahun SDN Karampang Pa’ja Minta RKB Namun Tak Direspon

LINGKARTURATEA.COM, JENEPONTO,-
Sarana dan prasarana sekolah yang memadai merupakan salah faktor yang utama dalam proses belajar mengajar di samping kualitas tenaga pendidiknya. Namun, kondisi sekolah yang kekurangan ruang belajar berdampak kurang baik pada proses pencapaian tujuan peningkatan mutu pendidikan. Bagaimana tidak, jumlah siswa yang sudah melebihi kapasitas ruangan belajar membuat sebagian siswa harus menumpuk dalam satu ruangan. Konsentrasi belajar siswa akhirnya tidak fokus lagi dalam proses belajar mengajar. Demikian diungkapkan Naharia, S.Pdi, Kepala Sekolah SDN Karampang Pa’ja Desa Borongtala Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto, SulSel, saat di temui lingkarturatea.com, di ruang kerjanya, Senin(29/1/18).

Menurutnya, sekolah yang dipimpinnya sejak tahun 2014, kini sangat membutuhkan penambahan unit ruang kelas, mengingat semakin banyaknya siswa di sekolah ini.

“Kami sangat membutuhkan penambahan ruang kelas baru (RKB) karena kasihan anak-anak duduk berhimpitan dalam ruangan saat belajar semestinya anak-anak duduk longgar saat menerima pelajaran namun karena keterbatasan ruangan maka terpaksa seperti itu”, ” tutur Naharia.

Lanjut dikatakannya, bahwa pihaknya sudah tiga kali mengajukan permohonan bantuan penambahan Ruang Kelas Baru(RKB) melalui Kepala seksi sarana dan prasarana Disdikbud Kabupaten Jeneponto, Jabal Nur, namun janjinya tak kunjung ditepati. Ironisnya lagi, sekolah yang tidak terlalu prioritas membutuhkan bantuan, justru sekolah itu yang dapat bantuan, “kata Naharia.

Sementara itu, Direktur Yayasan Pencerdas Bangsa, A.Inrawati kepada lingkarturatea.com, di Cafe 88 di jalan Lingkar Kecamatan Binamu menuturkan bahwa tersedianya sarana prasarana yang memadai merupakan faktor yang sangat urgen dalam mencapai kualitas pendidikan yang baik. Jangan heran, jika faktor sarana yang kurang memadai sehingga siswa merasa tidak betah berlama-lama di sekolah. Iya memang, seyogyanya pemerintah dalam hal ini DisDikBud lebih selektif dalam memilih sekolah yang akan diberikan bantuan, “tutur Indrawati.

Penulis : Hamsah Sila
Editor: 45W1N