HM.Thorig Husler: Jamaah Calon Haji Luwu Timur Harus Mendapatkan Pelayanan Maksimal

[caption id="attachment_647" align="alignnone" width="540"] Foto: Albadru (Korda Luwu Raya)
Bupati Luwu Timur membuka manasik haji di Aula kantor Wilayah Departemen Agama (Kanwil Depag) Kabupaten Luwu Timur, di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Lutim, Sabtu(23/06/2018).[/caption] LINGKARTURATEA.COM,LUTIM,- Memasuki musim Haji tahun 2018, sebanyak 160 Jamaah Calon Haji (JCH) di Kabupaten Luwu Timur mengikuti Manasik Haji yang digelar di Aula kantor Wilayah Departemen Agama (Kanwil Depag) Kabupaten Luwu Timur, di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Lutim, Sabtu(23/06/2018). Ke 160 JCH Luwu Timur tersebut, akan mendapat bimbingan dan latihan agar memahami ketentuan yang di syaratkan pada ibadah haji agar dapat menjadi Haji yang Mabrur. Bupati Luwu Timur HM. Thorig Husler yang membuka secara resmi Bimbingan Manasik Haji tersebut, menegaskan agar Jamaah Calon Haji Luwu Timur mendapat pelayanan maksimal. [caption id="attachment_648" align="alignnone" width="540"] Bupati Luwu Timur HM. Thorig Husler bersama sejumlah pejabat di lingkungan Kanwil Depag Luwu Timur[/caption] " Saya instruksikan agar jamaah haji kita diberikan pelayanan terbaik, saya tidak ingin ada kekurangan pelayanan kita seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya,"tegas HM.Thorig. Menurutnya, dengan maksimalnya pelayanan yang di peroleh JCH, dapat menjadi jalan agar para jamaah menjadi Haji Mabrur. Akan tetapi, ia mengingatkan agar predikat Haji Mabrur yang kelak disandang para jamaah sepulang dari tanah suci dapat tercermin dalam perilaku sehari-hari para jamaah. "Menjadi Haji Mabrur tentu pribadinya akan menjadi lebih baik, semakin bersabar ketika menghadapi musibah, pandai bersyukur dan rendah hati ketika memperoleh nikmat serta paling utama memiliki kepekaan sosial,"terang Thorig Husler. Hingga saat ini, jumlah JCH Lutim yang masuk daftar tunggu mencapai 3.458 jamaah, dengan perkiraan masa tunggu hingga 23 tahun. Pada tahun 2018 ini, Kabupaten Luwu Timur mendapat kuota 157 jamaah, ditambah 1 orang TPDH dan 2 orang mutasi Kabupaten/Kota. Sehingga Kabupaten Luwu Timur akan memberangkatkan 160 JCH. Ditemui di tempat acara, Kanwil Depag Luwu Timur, H. Abu Bakar Abbas menuturkan, jika nantinya JCH akan masuk pada gelombang kedua dengan dengan urutan kelompok terbang (Kloter) 32. "Jemaah kita nanti akan bergabung dengan JCH Makassar pada Kloter 32 dan tanggal 11 agustus 2018 nanti, jamaah kita sudah masuk Asrama Haji Sudiang,"ucap Abu Bakar. Penulis: Albadru Editor: Bang Ali

Foto: Albadru (Korda Luwu Raya)
Bupati Luwu Timur membuka manasik haji di Aula kantor Wilayah Departemen Agama (Kanwil Depag) Kabupaten Luwu Timur, di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Lutim, Sabtu(23/06/2018).

LINGKARTURATEA.COM,LUTIM,- Memasuki musim Haji tahun 2018, sebanyak 160 Jamaah Calon Haji (JCH) di Kabupaten Luwu Timur mengikuti Manasik Haji yang digelar di Aula kantor Wilayah Departemen Agama (Kanwil Depag) Kabupaten Luwu Timur, di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Lutim, Sabtu(23/06/2018).

Ke 160 JCH Luwu Timur tersebut, akan mendapat bimbingan dan latihan agar memahami ketentuan yang di syaratkan pada ibadah haji agar dapat menjadi Haji yang Mabrur.

Bupati Luwu Timur HM. Thorig Husler yang membuka secara resmi Bimbingan Manasik Haji tersebut, menegaskan agar Jamaah Calon Haji Luwu Timur mendapat pelayanan maksimal.

Bupati Luwu Timur HM. Thorig Husler bersama sejumlah pejabat di lingkungan Kanwil Depag Luwu Timur

” Saya instruksikan agar jamaah haji kita diberikan pelayanan terbaik, saya tidak ingin ada kekurangan pelayanan kita seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya,”tegas HM.Thorig.

Menurutnya, dengan maksimalnya pelayanan yang di peroleh JCH, dapat menjadi jalan agar para jamaah menjadi Haji Mabrur.

Akan tetapi, ia mengingatkan agar predikat Haji Mabrur yang kelak disandang para jamaah sepulang dari tanah suci dapat tercermin dalam perilaku sehari-hari para jamaah.

“Menjadi Haji Mabrur tentu pribadinya akan menjadi lebih baik, semakin bersabar ketika menghadapi musibah, pandai bersyukur dan rendah hati ketika memperoleh nikmat serta paling utama memiliki kepekaan sosial,”terang Thorig Husler.

Hingga saat ini, jumlah JCH Lutim yang masuk daftar tunggu mencapai 3.458 jamaah, dengan perkiraan masa tunggu hingga 23 tahun.

Pada tahun 2018 ini, Kabupaten Luwu Timur mendapat kuota 157 jamaah, ditambah 1 orang TPDH dan 2 orang mutasi Kabupaten/Kota. Sehingga Kabupaten Luwu Timur akan memberangkatkan 160 JCH.

Ditemui di tempat acara, Kanwil Depag Luwu Timur, H. Abu Bakar Abbas menuturkan, jika nantinya JCH akan masuk pada gelombang kedua dengan dengan urutan kelompok terbang (Kloter) 32.

“Jemaah kita nanti akan bergabung dengan JCH Makassar pada Kloter 32 dan tanggal 11 agustus 2018 nanti, jamaah kita sudah masuk Asrama Haji Sudiang,”ucap Abu Bakar.

Penulis: Albadru

Editor: Bang Ali