Hubungkan dengan Pulau Nusa Penida, Pelabuhan Sanur Semakin Dorong Pariwisata di Bali

- Pewarta

Senin, 19 September 2022 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil ketua komisi V DPR RI Ridwan Bae saat foto bersama usai meninjau pengerjaan pelabuhan Sanur. (Dok. Dpr.go.id)

Wakil ketua komisi V DPR RI Ridwan Bae saat foto bersama usai meninjau pengerjaan pelabuhan Sanur. (Dok. Dpr.go.id)

LINGKAR NEWS – Wakil ketua komisi V DPR RI Ridwan Bae mengatakan tim kunjungan kerja spesifik komisi V ke Provinsi Bali kali ini dalam rangka melihat progres pembangunan Pelabuhan Sanur yang akan menghubungkan pulau sekitar antara lain Pulau Nusa Penida.

Ia pun menjelaskan bahwa Pelabuhan Sanur menjadi perhatian bersama, karena akan mengangkat dan mendorong pertumbuhan wisata di sini bahkan sekaligus mendorong pertumbuhan devisa negara.

“Seperti yang kita ketahui tadi bahwa target pengerjaan selesai akhir tahun 2022, Pelabuhan Sanur ini adalah pelabuhan pengumpan tetapi bahwa bukan berarti pengumpan bukan berarti tidak bisa memberikan kontribusi ekonomi.”

“Pasti dengan sendirinya akan memberikan kontribusi ekonomi karena dia melayani beberapa pulau yang ada di sini dan Pulau Nusa penida itu juga cukup indah dan Bali ini hampir semua indah,” ucap Ridwan usai meninjau pengerjaan pelabuhan Sanur, Bali, Kamis 15 September 2022.

Ridwan menerangkan, Pelabuhan Sanur menjadi perhatian bersama, karena akan mengangkat dan mendorong pertumbuhan wisata di sini bahkan sekaligus mendorong pertumbuhan devisa apalagi dalam waktu dekat ini adalah G20.

“Akan banyak tamu negara kita, akan muncul di sini dari berbagai negara, nah oleh karena itu dengan adanya pelabuhan Sanur ini yang akan menghubungkan Pulau Nusa Penida dan ke pulau-pulau sekitarnya dan itu saya yakin akan mendorong pertumbuhan ekonomi Bali bahkan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional kita,” terang Ridwan.

Ridwan menjelaskan, biaya pembangunan Pelabuhan ini menghabiskan Rp376 miliar dan diharapkan dapat memberikan kenyamanan, ketenangan kemudian memberikan pertumbuhan ekonomi kita.

“Pada akhirnya uang itu akan kembali ketimbang menginvestasi yang kadangkala yang di investasi tidak jadi, tidak dipakai, kalau itu akan terpakai dan langsung dimanfaatkan oleh masyarakat,.”

“Masyarakat dunia lagi bukan hanya masyarakat Indonesia oleh karena itu bersyukurlah bali mendapat perhatian seperti ini dari pemerintah,” jelas Ridwan.

Berdasarkan informasi yang diterima, lanjut Ridwan, Pelabuhan Sanur diprogramkan akan dimanfaatkan penumpang, pemakai jasa itu kurang lebih satu juta per tahun dan di tahun berikutnya katanya targetnya 2 juta orang yang akan berada di situ.

“Itu kan luar biasa berarti kontribusi ekonomi yang diberikan oleh para wisatawan terhadap Bali untuk Indonesia akan jauh lebih besar,” jelas Ridwan.

Lebih lanjut ia bilang pembangunan Pelabuhan Sanur, arsitekturnya cukup bagus dan memiliki kearifan lokal.

“Saya mengatakan ini modern dan itu saya memberikan apresiasi yang baik dan positif terhadap arsiteknya kalau di pantai-pantai indah seperti ini.”

“Dan konsultan yang ada tadi yang membangun pelabuhan Sanur ini yang menghubungkan pulau Nusa penida dan sekitarnya itu cukup baik cukup modern dan tidak melupakan juga aspek kearifan lokal,” pungkas Ridwan. ***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Lingkarnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Perum Bulog Akan Akuisisi Sumber Beras dari Kamboja, Ini Kata Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan
Ketua BNSP Syamsi Hari Resmikan LSP Perikanan Hias Indonesia di Nusatic 2024: Fokus pada Peningkatan SDM
OJK Adakan Prakonvensi RSKKNI Pembiayaan: Fokus pada Penyusunan dan Verifikasi Standar Kompetensi
Menjaga Kualitas dan Jaminan Mutu : BNSP Hadir dalam Pelatihan Asesor Kompetensi LSP Pembiayaan Indonesia
Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global di Pertemuan Tingkat Menteri OECD
Indonesia Hadapi Beberapa Risiko Global, Salah Satunya Pasok Global yang Belum Sepenuhnya Pulih
Mencapai Sebesar Rp43,2 Triliun, Realisasi Investasi Hilirisasi di Sektor Mineral pada Kuartal I 2024
Inilah Profil Maskapai Penerbangan Sriwijaya Air yang Pendirinya Terlibat Kasus Korupsi PT Timah Tbk
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 11 Juni 2024 - 07:29 WIB

Perum Bulog Akan Akuisisi Sumber Beras dari Kamboja, Ini Kata Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan

Senin, 10 Juni 2024 - 00:10 WIB

Ketua BNSP Syamsi Hari Resmikan LSP Perikanan Hias Indonesia di Nusatic 2024: Fokus pada Peningkatan SDM

Jumat, 31 Mei 2024 - 04:15 WIB

OJK Adakan Prakonvensi RSKKNI Pembiayaan: Fokus pada Penyusunan dan Verifikasi Standar Kompetensi

Rabu, 8 Mei 2024 - 21:57 WIB

Menjaga Kualitas dan Jaminan Mutu : BNSP Hadir dalam Pelatihan Asesor Kompetensi LSP Pembiayaan Indonesia

Rabu, 8 Mei 2024 - 16:52 WIB

Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global di Pertemuan Tingkat Menteri OECD

Rabu, 8 Mei 2024 - 10:58 WIB

Indonesia Hadapi Beberapa Risiko Global, Salah Satunya Pasok Global yang Belum Sepenuhnya Pulih

Selasa, 30 April 2024 - 15:35 WIB

Mencapai Sebesar Rp43,2 Triliun, Realisasi Investasi Hilirisasi di Sektor Mineral pada Kuartal I 2024

Selasa, 30 April 2024 - 13:55 WIB

Inilah Profil Maskapai Penerbangan Sriwijaya Air yang Pendirinya Terlibat Kasus Korupsi PT Timah Tbk

Berita Terbaru