Dua Kelompok Pemuda di Kecamatan Bontoramba Terlibat Tawuran, Satu Orang Terluka

[caption id="attachment_2469" align="aligncenter" width="1280"] Alwandira, warga Desa Bulusibatang, Kecamatan Bontoramba mengalami luka terbuka pada bagian kepala akibat terkena lemparan batu[/caption] LINGKARTURATEA.COM, JENEPONTO,-Dua kelompok pemuda di Kampung Tinaro, Desa Kareloe, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, terlibat tawuran menggunakan batu, Senin (18/6/2018) malam. Informasi yang dihimpun, kejadian berawal saat kelompok pemuda dari Desa Bulusibatang berkisar 20 orang mendatangi Kampung Tinaro untuk bersilahturahmi. Tidak lama kemudian terjadi keributan dengan saling melempar batu. "Belum diketahui apa motif kedua kubu saling lempar batu. Namun, salah seorang pemuda bernama Alwandira, warga Desa Bulusibatang, Kecamatan Bontoramba mengalami luka terbuka pada bagian kepala akibat terkena lemparan batu," tulis Plt Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul dalam rilisnya. Mendengar adanya kejadian itu, personil Polsek Tamalatea yakni Kanit Reskrim Bripka Suparjo, Bhabinkamtibmas Aiptu Safaruddin, Kanit Ik Bripka Musliadi dan anggota Res Bripda Sumarlin mendatangi lokasi tawuran dan membubarkan kedua kelompok. Dilokasi tawuran Polisi mengamankan sebilah parang diduga milik pemuda dari Desa Bulusibatang dan dibawa ke Polsek Tamalatea. "Korban, Alwandira sudah melapor ke Polsek Tamalatea guna proses hukum selanjutnya. Sampai saat ini belum diketahui motif kejadian dan masih didalami. Sedangkan pelaku pelemparan juga belum diketahui dan masih dalam pengejaran kami," jelasnya. Penulis: Iman Editor: Bang Ali

Alwandira, warga Desa Bulusibatang, Kecamatan Bontoramba mengalami luka terbuka pada bagian kepala akibat terkena lemparan batu

LINGKARTURATEA.COM, JENEPONTO,-Dua kelompok pemuda di Kampung Tinaro, Desa Kareloe, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, terlibat tawuran menggunakan batu, Senin (18/6/2018) malam.

Informasi yang dihimpun, kejadian berawal saat kelompok pemuda dari Desa Bulusibatang berkisar 20 orang mendatangi Kampung Tinaro untuk bersilahturahmi. Tidak lama kemudian terjadi keributan dengan saling melempar batu.

“Belum diketahui apa motif kedua kubu saling lempar batu. Namun, salah seorang pemuda bernama Alwandira, warga Desa Bulusibatang, Kecamatan Bontoramba mengalami luka terbuka pada bagian kepala akibat terkena lemparan batu,” tulis Plt Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul dalam rilisnya.

Mendengar adanya kejadian itu, personil Polsek Tamalatea yakni Kanit Reskrim Bripka Suparjo, Bhabinkamtibmas Aiptu Safaruddin, Kanit Ik Bripka Musliadi dan anggota Res Bripda Sumarlin mendatangi lokasi tawuran dan membubarkan kedua kelompok.

Dilokasi tawuran Polisi mengamankan sebilah parang diduga milik pemuda dari Desa Bulusibatang dan dibawa ke Polsek Tamalatea.

“Korban, Alwandira sudah melapor ke Polsek Tamalatea guna proses hukum selanjutnya. Sampai saat ini belum diketahui motif kejadian dan masih didalami. Sedangkan pelaku pelemparan juga belum diketahui dan masih dalam pengejaran kami,” jelasnya.

Penulis: Iman
Editor: Bang Ali