Diduga Korsleting, Ruang Belajar dan Kantor SDI 237 Ujung Moncong Terbakar

[caption id="attachment_2694" align="aligncenter" width="1280"] Sekolah Dasar Inpres (SDI) No. 236 Ujung Moncong, Desa Banrimanurung, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Minggu dini hari (22/7/2018) terbakar.[/caption] LINGKARTURATEA.COM, JENEPONTO,- Sekolah Dasar Inpres (SDI) No. 236 Ujung Moncong, Desa Banrimanurung, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Minggu dini hari (22/7/2018) terbakar. Akibatnya, tiga ruang kelas belajar dan ruangan kantor hangus. "Belum tahu penyebabnya, tiba-tiba api membesar. Api berawal dari ruangan kantor sekolah yang dengan cepat menjalar ketiga unit ruang belajar siswa," tulis Plt Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul dalam rilisnya. Kobaran api menghanguskan ruang kantor sekolah dan isinya, begitu juga dengan ruang kelas belajar. "Dugaan sementara penyebab kebakaran itu karena hubungan arus pendek listrik, karena api mulai muncul di bagian plafon ruang kantor," ucap AKP Syahrul. Lima unit mobil Pemadam Kebakaran dari Pemkab Jeneponto dikerahkan untuk memadamkan api. Hingga saat ini kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti munculnya api hingga membuat sekolah tersebut hangus terbakar. Sejauh ini, tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Namun kerugian akibat kebakaran ini ditaksir ratusan juta rupiah.     Penulis: Zulpadli Editor: Bang Ali

Sekolah Dasar Inpres (SDI) No. 236 Ujung Moncong, Desa Banrimanurung, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Minggu dini hari (22/7/2018) terbakar.

LINGKARTURATEA.COM, JENEPONTO,- Sekolah Dasar Inpres (SDI) No. 236 Ujung Moncong, Desa Banrimanurung, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Minggu dini hari (22/7/2018) terbakar. Akibatnya, tiga ruang kelas belajar dan ruangan kantor hangus.

“Belum tahu penyebabnya, tiba-tiba api membesar. Api berawal dari ruangan kantor sekolah yang dengan cepat menjalar ketiga unit ruang belajar siswa,” tulis Plt Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul dalam rilisnya.

Kobaran api menghanguskan ruang kantor sekolah dan isinya, begitu juga dengan ruang kelas belajar.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran itu karena hubungan arus pendek listrik, karena api mulai muncul di bagian plafon ruang kantor,” ucap AKP Syahrul.

Lima unit mobil Pemadam Kebakaran dari Pemkab Jeneponto dikerahkan untuk memadamkan api.

Hingga saat ini kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti munculnya api hingga membuat sekolah tersebut hangus terbakar.

Sejauh ini, tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Namun kerugian akibat kebakaran ini ditaksir ratusan juta rupiah.

 

 

Penulis: Zulpadli

Editor: Bang Ali