Dana Buku K13 di SMPN 7 Binamu Masih dipegang Kepsek lama, Ada Apa?

LINGKARTURATEA.COM, JENEPONTO,-Pergantian atau mutasi jabatan kepala sekolah di lingkungan pendidikan terkadang membawa dilema berkepanjangan. Disatu sisi, mutasi atau pergantian jabatan tersebut tentunya akan membawa penyegaran, namun, disisi lain terkadang menimbulkan petaka bagi pemimpin yang baru lantaran pemimpin yang lama meninggalkan banyak persoalan.

Semisal yang terjadi di salah satu SMP di Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto. Pergantian kepala sekolah di SMPN 7 Binamu justru menyisakan banyak dilema bagi kepala sekolah yang baru terutama menyangkut persoalan keuangan sekolah.

Kepala sekolah yang lama terindikasi tidak tuntas menyelesaikan persoalan pengadaan buku K13 untuk kelas VIII ketika terkena mutasi. Akibatnya, kepala sekolah yang baru terkena imbas dan  terkesan kurang baik dimata masyarakat dan aktivis LSM.

Kepala sekolah SMPN 7 Binamu, Drs.H.Syarifuddin, M.Pd yang dikonfirmasi lingkarturatea.com via telepon selularnya mengatakan bahwa pengadaan buku K13 tahun 2017 untuk kelas VIII memang belum ada sampai sekarang. Sedangkan dana buku K13 itu masih dipegang oleh kepala sekolah lama.

“Memang buku K13 untuk kelas VIII tahun 2017 itu belum ada sampai sekarang. Saya tidak tahu mengapa pihak penerbit belum mengirimkan buku tersebut, padahal kami sudah pesan,” ucap H.Syarifuddin, Rabu sore(18/04/18).

Ketika ditanya masalah dana buku K13 untuk kelas VIII itu, kepala sekolah mengatakan jika memang dana buku K13 tersebut masih dipegang kepala sekolah lama(ibu Lenny Marlina). Dan akan menjadi temuan jika dana buku K13 tersebut tidak ada dalam kas bendahara apalagi buku itu belum ada di sekolah.

“Iya, memang dananya masih ditangan kepala sekolah lama sebesar kurang lebih 15 juta rupiah. Saya juga tidak tahu mengapa belum diserahkan ke bendahara sekolah padahal dia(kepsek lama) sudah pindah dari SMPN 7 Binamu. Nanti akan jadi temuan jika dana buku tersebut tidak ada dalam kas bendahara sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, bendahara dana BOS SMPN 7 Binamu, Arfah, S.Pd yang dikonfirmasi lingkarturatea.com, Rabu sore(18/04/18) mengaku belum menerima dana buku K13 dari kepala sekolah lama.

“sampai sekarang belum ada buku K13 untuk kelas VIII tahun anggaran 2017. Dana buku K13 itu juga masih dipegang oleh kepala sekolah lama(ibu Lenny Marlina) bukan saya. Katanya, ada perjanjian antara kepala sekolah baru dengan ibu lenny. Saya sudah pernah telepon ibu Lenny, bahwa kepala sekolah baru sudah pesan buku tapi tidak tahu bagaimana perjanjiannya dengan kepala sekolah baru,”tutur Arfah.

Penulis: Ali
Editor: Aswin