Basarnas Masih Cari 3 Orang Hilang dalam Insiden Terbakarnya Kapal Angkut BBM Pertamina di Laut Pulau Lombok

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 27 Maret 2023 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Basarnas cari tiga korban kebakaran kapal BBM Pertamina di laut Lombok. (Dok. Pertamina.com)

Basarnas cari tiga korban kebakaran kapal BBM Pertamina di laut Lombok. (Dok. Pertamina.com)

LINGKARNEWS.COM – Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) masih mencari tiga orang hilang akibat terbakarnya kapal MT Kristin pengangkut bahan bakar minyak (BBM) Pertamina di laut Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu pukul 14.50 Wita.

“Sebanyak 14 orang tim RB 220 dan 7 orang tim rescue KPP Mataram sudah dikerahkan untuk melakukan pencarian terhadap tiga korban yang dilaporkan hilang,” kata Kepala Kantor SAR Mataram Lalu Wahyu Efendi, di Mataram, Minggu 26 Maret 2023.

Ia mengatakan para personel melakukan upaya pencarian korban dengan menyisir perairan di sekitar lokasi kebakaran kapal menggunakan perahu jenis Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 dan RB 220 serta perahu karet.

“Alat utama lainnya yang digunakan adalah peralatan SAR air, alat komunikasi, dan alat medis,” katanya.

Konten artikel ini dikutip dari media online Kilasnews.com, salah satu portal berita terbaik di Indonesia.

Wahyu menambahkan, upaya pencarian juga melibatkan tim gabungan lainnya, yakni personel Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda NTB, anggota TNI Angkatan Darat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, awak kapal TB Samudra 02, dan warga setempat.

“Tim gabungan sudah melakukan pencarian sejak sore hari, namun hasilnya nihil hingga malam hari,” ujarnya.

Kapal MT Kristin, kata dia, membawa sebanyak 17 awak kapal. Dari jumlah tersebut, sebanyak 14 orang berhasil diselamatkan dan sudah dievakuasi ke Terminal BBM Ampenan, Kota Mataram.

Sedangkan tiga orang lainnya belum ditemukan dan masih dalam pencarian.

Informasi yang diterima Kantor SAR Mataram, haluan kapal MT Kristin tiba-tiba meledak ketika persiapan labuh jangkar di perairan sekitar TBBM Ampenan pada pukul 14.36 Wita.

Awak kapal sudah berupaya melakukan pemadaman api dengan alat pemadaman kapal laut, namun api tetap tidak bisa dikendalikan sehingga nakhoda kapal memerintahkan semua orang meninggalkan kapal.

“Pada pukul 15.18 Wita, sebanyak 14 awak kapal berhasil dievakuasi dan tiga orang masih belum diketahui keberadaannya sampai saat ini,” ucap Wahyu.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Lingkarnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

3 Seruan Utama PBB Terkait Penanganan Aksi Protes Di Indonesia
Stok Bulog Melimpah, PERHEPI Dorong Perpanjangan Bantuan Pangan Nasional
Sinergi Bulog dan Pemda Perkuat Stok Beras SPHP untuk Kendalikan Harga
Langkah Tegas Prabowo: Hapus Tantiem, Potong Komisaris BUMN Rugi
RI Cetak Rekor Cadangan Pangan, Prabowo: Ini Buah Kolaborasi Nasional
KPK Usut Dugaan Korupsi Kuota Haji, Saatnya Tata Ulang Sistem dari Hulu ke Hilir
Prabowo Tegaskan Pentingnya Eropa Sebagai Mitra di Tengah Tantangan Global
Kunjungan Prabowo ke Brasil: Momentum Baru Kerjasama Indonesia–BRICS

Berita Terkait

Rabu, 3 September 2025 - 08:17 WIB

3 Seruan Utama PBB Terkait Penanganan Aksi Protes Di Indonesia

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Stok Bulog Melimpah, PERHEPI Dorong Perpanjangan Bantuan Pangan Nasional

Rabu, 20 Agustus 2025 - 13:53 WIB

Sinergi Bulog dan Pemda Perkuat Stok Beras SPHP untuk Kendalikan Harga

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:44 WIB

Langkah Tegas Prabowo: Hapus Tantiem, Potong Komisaris BUMN Rugi

Kamis, 7 Agustus 2025 - 07:27 WIB

RI Cetak Rekor Cadangan Pangan, Prabowo: Ini Buah Kolaborasi Nasional

Berita Terbaru