Bahas Pelaksanaan Pemilu 2024, Zulkifli Hasan Terima Kunjungan Yusril Ihza Mahendra

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 14 April 2023 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra bertemu Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. (Instagram.com/@inehakim)

Pertemuan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra bertemu Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. (Instagram.com/@inehakim)

LINGKARNEWS.COM – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menerima kunjungan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra di Kantor DPP PAN, Jakarta, Kamis malam, membahas berbagai hal terutama pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

“Tentu silaturahmi itu penting apalagi ini bulan suci Ramadhan puasa sebentar lagi Lebaran.”

“Dengan silaturahmi itu paling tidak separuh persoalan selesai kalau ketua-ketua partai saling berkunjung dan bertemu, ini memang harus kami biasakan,” ujar Zulhas.

Pertemuan antara kedua pimpinan parpol tersebut berlangsung hampir 1,5 jam.

Baca artikel penting lainnya di media online Kilasnews.com – salah satu portal berita terbaik di Indonesia.

Zulkifli tidak menampik apabila para ketua umum parpol memiliki perbedaan pendapat dan tidak sepakat terhadap satu isu.

“Artinya ada pengertian, persahabatan, pertemuan dan perjalanan.”

“Tentu itu yang pertama masyarakat akan senang kalau lihat ketua-ketua partai, pemimpin-pemimpinnya saling sapa, silaturahmi dan komunikasi dengan baik,” katanya.

Zulkifli mengungkapkan bahwa PAN dan PBB sepakat menjaga komitmen kebangsaan.

Hal itu agar Indonesia menjadi bangsa yang produktif demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Jadi tahun politik 2024 menjadi pondasi yang kokoh untuk kita meletakkan dasar-dasar agar menuju Indonesia maju 2045,” ujarnya.

Sementara itu, Yusril menilai silaturahmi antar pimpinan parpol penting dilakukan.

Karena masyarakat Indonesia perlu diberi pemahaman kalau pimpinan parpol memiliki banyak kesamaan dibanding perbedaannya dalam melihat persoalan yang dihadapi bangsa.

“Karena itu kami bertemu, berdiskusi, lebih banyak mencari kesamaan daripada perbedaannya.”

“Satu jam kami berdiskusi tentang berbagai hal, antara lain mengenai pelaksanaan pemilu 2024,” kata Yusril.

Menurut dia, PBB masih harus berjuang untuk memenuhi ambang batas parlemen yaitu empat persen dari jumlah suara sah secara nasional agar perolehan kursi anggota DPR.

“Karena itu PBB ingin bekerja sama dengan PAN agar kami ada kebersamaan dalam pemilu nanti.”

“Juga dibicarakan mungkin tidak kami kerja sama saksi-saksi, karena saksi-saksi itu banyak sekali diperlukan dan biayanya juga lumayan mahal,” ungkapnya.***

Berita Terkait

Kontroversi Vonis Tom Lembong Perkuat Desakan Reformasi Peradilan Indonesia
RUU KUHAP Dibahas DPR, KPK Tak Pernah Dilibatkan Sejak Penyusunan DIM
Jokowi Tanggapi Usulan Pemakzulan Gibran Rakabuming, Tegaskan Pemilu Presiden-Wapres Satu Paket
Jokowi Tanggapi Usulan Pemakzulan Gibran Rakabuming, Tegaskan Pemilu Presiden-Wapres Satu Paket
Kepala PCO Hasan Nasbi Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Mungkin Terjadi, Tapi Masih Jadi Hak Prerogatif
Gibran – Megawati Bertemu di Hari Pancasila, Partai Golkar: Ini Sinyal Baik untuk Persatuan Nasional
Polemik Ketua Umum PPP Memanas, Romahurmuzy dan Yahidin Saling Serang Menjelang Muktamar Partai
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi Tanggapi Terkait Soal Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025 - 14:19 WIB

Kontroversi Vonis Tom Lembong Perkuat Desakan Reformasi Peradilan Indonesia

Jumat, 18 Juli 2025 - 08:18 WIB

RUU KUHAP Dibahas DPR, KPK Tak Pernah Dilibatkan Sejak Penyusunan DIM

Senin, 9 Juni 2025 - 09:24 WIB

Jokowi Tanggapi Usulan Pemakzulan Gibran Rakabuming, Tegaskan Pemilu Presiden-Wapres Satu Paket

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:15 WIB

Jokowi Tanggapi Usulan Pemakzulan Gibran Rakabuming, Tegaskan Pemilu Presiden-Wapres Satu Paket

Kamis, 5 Juni 2025 - 11:51 WIB

Kepala PCO Hasan Nasbi Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Mungkin Terjadi, Tapi Masih Jadi Hak Prerogatif

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

Praktik Integrasi “Eco+” Ningbo Ditampilkan dalam Forum SCO

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:30 WIB