Atap Bocor, Siswa SDI 223 Paranga Minta Perhatian Pemerintah

LINGKARTURATEA.COM, JENEPONTO,-Kepala Sekolah Dasar Inpres (SDI) 223 Paranga Desa Bungeng Kecamatan Batang, Jeneponto, SulSel, Hj.Saharia Sinrang, S.Pd meminta bantuan rehabilitasi sejumlah gedung sekolah yang terkesan bangunannya sudah tua.

 

Pasalnya, ada 3 (Tiga) Ruang Kelas Belajar (RKB) dan 1 (Satu) Ruang guru yang harus direhab berat mengingat kondisi atap ruangan yang sudah bocor semua sehingga sangat mengganggu siswa saat belajar.

Menurut Kepsek SDI 223 Paranga, Hj. Saharia Sinrang, ke 4 bangunan itu, dibangun sejak tahun 1985 silam, demikian pula pagar sekolah yang belum masih perlu penambahan.

“Kasihan anak didik kami, yang menginginkan kenyamanan belajar, namun tak didukung sarana bangunannya,” keluh Hj.Saharia Sinrang, Kamis (12/04/2018).

Diakuinya, ada sejumlah bangunan yang telah di rehab sebelumnya namun itu tidak semuanya. Disatu sisi Saharia Sinrang telah berupaya untuk memohon bantuan berupa bansos pendidikan, namun hingga saat ini belum ada, “jawabnya.

Sementara salah seorang siswa, Haris(kls 4) mengatakan kalau turun hujan tidak bisa lagi belajar karena ruangan kelas sudah basah dan tergenang air hujan.

“Iya, kalau turun hujan pak, tidak bisa lagi belajar karena bangku sama meja sudah basah apalagi di lantai kelas tergenang air,”ucapnya.

Terpisah, Jabal Nur Kepala Seksi Sarana & Prasarana Dikbud Jeneponto, ketika berupaya dikonfirmasi lingkarturatea.com ternyata tidak berhasil di temui.

Penulis: Awal Adrian
Editor: Zulpadli