Diduga Tidak Transparan,Calon PPL Gagal Berunjuk Rasa Di Kantor Panwaslu Kabupaten

LINGKARTURATEA.COM, JENEPONTO,- Puluhan calon Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL) kecamatan Bontoramba yang tak lulus seleksi menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Panwaslu Jeneponto, di jalan Ishak Iskandar, Kelurahan Empoang Kota, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Selasa(16/1/2018).

Koordinator aksi, Jumatang dalam orasinya, menyampaikan 5 poin pernyataan sikap yang salah satu isi pernyataannya mengatakan bahwa pendaftaran PPL Panwascam Bontoramba sekedar formalitas, hanya bersifat kekeluargaan dan titipan, bukan karena nilai hasil tes wawancara.

Jumatang mengatakan bahwa proses rekrutmen Pengawas Pemilihan Lapangan di Kecamatan Bontoramba tidak dilakukan secara transparan. Bahkan, ia menilai Panwascam Bontoramba sudah mengabaikan asas keterbukaan, independensi tanpa berpihak kepada siapapun dalam proses assesment dan rekruitmen tenaga PPL.

“Saya berharap Ketua Pokja rekrutmen PPL Panwascam Bontoramba, Ahmad Juansah agar diperiksa terkait bukti-bukti yang kami sampaikan dalam pernyataan sikap ini,” kata Jumatang.

“ Akibat dugaan pelanggaran yang dilakukan ketua pokja rekrutmen tenaga PPL Bontoramba maka kami minta Panwaslu Kabupaten Jeneponto agar segera menindaklanjuti tuntutan kami. Jika pihak Panwaslu Jeneponto tidak merespon masalah ini, maka kami akan meminta Bawaslu RI dan Bawaslu Sulsel agar mengevaluasi kerja-kerja Panwascam Bontoramba Kabupaten Jeneponto,” kata Jumatang.

Sementara itu, anggota Panwaslu Kabupaten Jeneponto tak satupun yang menemui pengunjuk rasa, hingga pengunjuk rasa akhirnya membubarkan diri.

Penulis: ILYAS
Editor: 45W1N